Monumen Perang Puputan Jagaraga di Desa Jagaraga Buleleng

Monumen Perang Puputan Jagaraga di Desa Jagaraga Buleleng

Pembangunan monumen Perang Puputan Jagaraga, di Desa Jagaraga Kecamata Sawan memasuki pembuatan patung Patih Jelantik dan Jro Jempiring. Kedua patung berbahan logam ini dibuat seninam kriya  Nyoman Alim,  pematung terkenal asal Bali yang berdomisili di Sleman, Yogyakarta.  Sejauh mana proses pengerjaaan kedua patung  pahlawan tersebut ? Selama ini seninam yang mengerjakan patung itu mengalami  kesulitan

Pembangunan monumen Perang Puputan Jagaraga, di Desa Jagaraga Kecamata Sawan memasuki pembuatan patung Patih Jelantik dan Jro Jempiring. Kedua patung berbahan logam ini dibuat seninam kriya  Nyoman Alim,  pematung terkenal asal Bali yang berdomisili di Sleman, Yogyakarta.  Sejauh mana proses pengerjaaan kedua patung  pahlawan tersebut ? Selama ini seninam yang mengerjakan patung itu mengalami  kesulitan referensi yang dapat ditiru  khusus untuk  desain wajah pahlawan Jro Jempiring.  Atas kondisi ini, pihak rekanan berupaya  mencari referensi yang konon tersimpan di Museum Taman Mini Indonesia (TMI) di Jakarta.

Kesulitan itu terungkap ketika Komisi II DPRD  Buleleng belum lama ini meninjau proses pembuatan patung itu di Sleman,  Yogyakarta. Rombongan dewan dipimpin Ketua Komisi II Mangku Budiasa bersama Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Gede Komang dan rekanan.

Putu Mangku Budiasa di ruang kerjanya  mengatakan, pihak pembuat patung sudah membuat mal cetakan kedua patung pahlawan tersebut. Dari mal cetakan itu, tokoh pejuang Patih Jelantik sudah mendekati wajah aslinya. Ini berhasil dilakukan karena dukungan referensi baik dari keluarga dan bukti sejarah lainnya. Meski demikian, dia juga mengusulkan agar wajah Patih Jelantik dibuat lebih ramping. Alasannya,  dari referensi yang ada tokoh pejuang ini diketahui kekar, dengan  wajahnya tidak terlalu gemuk.

Untuk tokoh pejuang Jro Jempiring, mal cetakanya juga sudah selesai dibuat. Hanya saja, bagian wajah-nya masih ditafsirkan dengan  imajinasi, alasannya tidak ada referensi pendukungnya.  Itu terpaksa dilakukan karena, untuk tokoh ini sama sekali tidak ada referensi yang bisa ditiru. Atas kondisi ini, Budiasa meminta pematung  berupaya mencari referensi yang benar. Dia menawarkan agar referensi dikumpulkan dari Museum di TMI Jakarta. Dari informasi, di museum ini tersimpan cerita yang mengisahkan Perang Puputan Jagaraga. “Untuk wajah Patih Jelantik sudah mirip. Kami usulkan dikoreksi wajah lebih kurus, sebab yang dibuat agak  gemuk. Untuk tokoh Jro Jempiring pematung menggunakan imajinasinya karena tidak ada referensi. Kami sudah usulkan agar mencari referensi di TMI, kisah  perang puputan Jagaraga ada  tersimpan di sana,” katanya.

READ  Anda Masih Ingat ''Ngoncang''

Lembaga dewan, kata Budiasa  tidak  ada maksud mencari-cari kesalahan rekanan, tetapi, pihaknya sangat bekepentingan bagaimanapun perwajahan patung kedua tokoh sejarah ini harus mendekati  wajah aslinya. Sebab  patung itu  sebagai bentuk penghormatan oleh masyarakat luas atas jasa-jasa mulia yang dikorbankan  kedua sosok tersebut. dari sudut niskala di Bali,   patung  pejuang itu  berkaitan dengan taksu. Nah taksu itu dipercaya dapat  menambah nilai magis dari patung yang akan dipasang di areal monument itu kelak. Kalau misalnya perwajahan tidak mendekati aslinya, bisa saja secara niskala kedua patung tersebut tidak memiliki taksu.

Kadisos Gede Komang mengatakan  total pagu anggaran proyek Monumen Perang Puputan Jagaraga ini  Rp 15 miliar. Alokasi dana untuk pembelian patung Patih Jelantik dan Jro Jempiring ini sekitar Rp 1,5 miliar. Kenapa  pembuatan patung itu Yogyakarta?. Alasannya,   di Bali sendiri tidak ada rekanan yang memiliki keahlian mendesain patung berbahan logam. Seniman patung  Nyoman Alim itu  merupakan warga Bali memiliki pengalaman memproduksi patung tidak saja di  Bali, daerah lainnya, termasuk di  luar negeri.

Terkait referensi yang masih kurang, pihaknya sependapat akan mencari referensi ke Museum di TMI Jakarta. Selain itu, kepada tokoh sejarah, budayawan, dan masyarakat luas jika memiliki referensi tentang perwajahan sosok Jro Jempiring dihimbau menginformasikan, sehingga kesulitan pembuatan patung itu  segera bisa diatasi.  (BTN/kmb)

2 comments


Destination

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

2 Comments

  • gainvdy_
    September 20, 2017, 12:08 PM

    maaf sebelumnya, artikel ini mohon dikoreksi. Monumen Perang Puputan Jagaraga ini letaknya di Desa Jagaraga Kecamatan Sawan, bukan Desa Sawan. terima kasih

    REPLY
    • aninekaprihadi@gainvdy_
      September 22, 2017, 9:17 AM

      terima kasih atas pemberitahuanya,,,akan segera kami perbaiki

      REPLY
Duuran Gemilang – United Colour of Pottery

Latest Posts

Most Commented

Soham Welness Center
Wapa Di Ume
Pramana