ISI Denpasar Lepas 25 Calon Wisudawan

ISI Denpasar Lepas 25 Calon Wisudawan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar meyudisium 25 calon wisudawan semester ganjil 2016/2017 di Gedung Natya Mandala, Selasa (14/2). Calon wisudawan itu terdiri dari 1 mahasiswa Program Studi (Prodi) Tari dan 24 mahasiswa Prodi Sendratasik. Lulusan terbaik diraih I Putu Rahayu Devita Sari (IPK  3,96), Ni Luh Ade Cahyadi (IPK 3,96) dan

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar meyudisium 25 calon wisudawan semester ganjil 2016/2017 di Gedung Natya Mandala, Selasa (14/2). Calon wisudawan itu terdiri dari 1 mahasiswa Program Studi (Prodi) Tari dan 24 mahasiswa Prodi Sendratasik. Lulusan terbaik diraih I Putu Rahayu Devita Sari (IPK  3,96), Ni Luh Ade Cahyadi (IPK 3,96) dan Kadek Paramitha Hariswari (IPK 3,96).

Dekan FSP ISI Denpasar I Wayan Suharta, S.SKar., M.Si. mengatakan, yudisium kali ini sedikit berbeda dari segi profesi. Perbedaan itu terletak pada identitas FSP yang menampilkan potensi yang ada, yaitu seni tari dan seni kerawitan. “Tujuannya untuk memberikan atensi dan apresiasi kepada seni itu sendiri dan kemampuan dimiliki mahasiswa menampilkan tari penyambutan “Selat Segara” ciptaan Dr. Ni Gusti Ayu Srinatih, S.ST., M.Si. dan Prof. Dr. I Wayan Rai, S, M.A.,” ucapnya.

Calon wisudawan diharapkan dapat mengabdikan ilmu seninya di tengah masyarakat. Dengan kemampuan masing-masing bisa menjadi sumber insan yang berguna bagi masyarakat dan negara. “Mereka akan diwisuda pada 28 Februari 2017 di Gedung Citta Kelangen, Kampus ISI Denpasar,” imbuhnya.

Wakil Rektor I ISI Denpasar Prof. Dr. Drs. I Nyoman Artayasa, M.Kes., mengatakan, ISI Denpasar telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya meningkatkan akreditasi institusi menuju akreditasi A yang selama ini masih B. Selain itu, dalam penerimaan mahasiswa baru, ISI Denpasar sudah menerapkan sistem SBMPTN. “Dengan kekhususan yang ada, kami bersaing di dunia internasional,” katanya.

Dengan sistem dan kualitas pendidikan yang terencana, mahasiswa calon wisudawan diharapkan mampu berkarya di masyarakat. Karya itu mesti memiliki identitas dan keindahan dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Apalagi menghadapi persaingan secara global semua itu sangat diperlukan. (BTN/bud)

READ  “Tat Twam Asi”, Pameran Seni Rupa Prodi PSR FPBS IKIP PGRI Bali


Destination

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply
Lataliana Villa

Latest Posts

Most Commented

Wapa Di Ume
Soham Welness Center
Pramana