Jaga Kelestarian Danau Batur, Pemkab Edukasi Masyarakat Kembangkan Pertanian Organik

Jaga Kelestarian Danau Batur, Pemkab Edukasi Masyarakat Kembangkan Pertanian Organik

Danau Batur diterpa berbagai persoalan lingkungan. Tak hanya mengalami sedimentasi, kualitas air danau juga dinyatakan terus menurun. Kendati demikian, hingga saat ini belum ada program besar yang dilakukan pemerintah untuk memulihkan kondisi danau terutama dalam mengatasi pendangkalan. Upaya yang dilakukan Pemkab Bangli selama ini hanya sebatas mengedukasi masyarakat di pinggir danau untuk mengembangkan pertanian organik

Danau Batur diterpa berbagai persoalan lingkungan. Tak hanya mengalami sedimentasi, kualitas air danau juga dinyatakan terus menurun. Kendati demikian, hingga saat ini belum ada program besar yang dilakukan pemerintah untuk memulihkan kondisi danau terutama dalam mengatasi pendangkalan. Upaya yang dilakukan Pemkab Bangli selama ini hanya sebatas mengedukasi masyarakat di pinggir danau untuk mengembangkan pertanian organik guna mengurangi pencemaran.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangli Ida Ayu Gede Yudi Sutha, Minggu (18/6), mengakui bahwa Danau Batur selama ini mengalami beberapa persoalan lingkungan. Salah satunya pencemaran.

Terkait persoalan yang dihadapi Danau Batur, pihaknya mengaku sudah berupaya menyampaikannya ke pemerintah pusat agar dilakukan pemulihan. ”Sebagai yang punya wilayah, kami sudah memohon ke pusat untuk dilakukan pemulihan. Karena untuk pemulihan danau kewenanganannya ada di pemerintah pusat,” terangnya.

Dari hasil penyampaian itu, pemerintah pusat melalui kementerian terkait telah melakukan pengecekan langsung. Pihak kementerian mengaku akan segera menindaklanjuti permohonan Pemkab Bangli dengan melakukan upaya pemulihan ekosistem danau. ”Tapi mengenai bentuk tindak lanjutnya bagaimana kami belum tahu,” ujarnya.

Yudi Sutha mengatakan, meski pemulihan ekosistem danau merupakan kewenangan pusat, namun pihaknya selama ini tidak diam. Untuk mengurangi pencemaran air danau, pihaknya mengaku telah melakukan edukasi terhadap petani di pinggiran Danau Batur. Petani diminta mengurangi penggunaan pestisida karena berpotensi menyebabkan pencemaran. (BTN/kmb)

READ  Hadiri HUT Ke-3 DTW Jatiluwih, Bupati Giri Prasta Diberi Kehormatan Paparkan Konsep Pariwisata


Destination

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply
Lataliana Villa

Latest Posts

Most Commented

Wapa Di Ume
Soham Welness Center
Pramana