Jalur Petualangan ATV Kuber Bali Adventure Puaskan Wisatawan

Jalur Petualangan ATV Kuber Bali Adventure Puaskan Wisatawan

Jalur petualangan sejauh 4,5 km, mampu memuaskan wisatawan yang berkunjung ke Wisata All Terrain Vehicle (ATV) Kelompok Usaha Bersama (Kuber) Bali Adventure, yang berlokasi di Banjar Bayad Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan. Terbukti, setiap harinya ada puluhan wisatawan mancanegara memilih untuk memacu kendaraan roda empat dengan kemampuan 250 cc itu di lokasi tersebut. Raut riang

Jalur petualangan sejauh 4,5 km, mampu memuaskan wisatawan yang berkunjung ke Wisata All Terrain Vehicle (ATV) Kelompok Usaha Bersama (Kuber) Bali Adventure, yang berlokasi di Banjar Bayad Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan. Terbukti, setiap harinya ada puluhan wisatawan mancanegara memilih untuk memacu kendaraan roda empat dengan kemampuan 250 cc itu di lokasi tersebut.

Raut riang terpancar dari wisatawan yang mengunjungi markas ATV Kuber Bali Adventure milik Nyoman Partana atau akrab disapa Jero Kubayan. Mereka nampak antusias untuk menjajal kendaraan roda empat yang telah berjejer apik. ”Di sini disiapkan 28 unit kendaraan yang siap memacu adrenalin para pengunjung,” tegas Bendesa Desa Pakraman Puseh Bali Aga Wayan Rena Artana didampingi Jero Kubayan.

Rena Artana menerangkan, setiba di markas ATV Kuber Bali Adventure, wisatawan akan terlebih dahulu melakukan sejumlah persiapan. Unsur safety dikedepankan guna memastikan pengunjung aman dan nyaman mengendarai ATV. Pemandu atau instruktur di setiap rombongan, baik rombongan kecil maupun besar disiapkan.

”Pemandu ada dua, di depan dan di belakang. Kalau rombongannya besar, pemandu di depan, tengah dan di belakang,” terang Rena sembari memantau pengunjung yang tengah mencoba ATV. Selanjutnya, pengunjung diwajibkan berlatih sebentar mengendarai kendaraan besar yang bisa ditunggangi satu sampai dua orang itu. ATV Kuber Bali Adventure pun sudah menyiapkan tempat latihan, yakni dari markas yang berlokasi di kawasan persawahan itu hingga di depan Pura Puseh Bali Aga.

”Ini untuk adaptasi sebelum terjun ke medan yang sebenarnya, karena tidak semua paham. Setelah mencoba di jalan datar, barulah kami ajak melintasi trayek,” katanya. Usai berlatih, pengunjung bisa mulai melintasi jalur sebenarnya. Jalur tersebut berada di kawasan Banjar Bayad dengan jarak 4,5 km. Selain memacu adrenalin, di sepanjang jalur trekking itu wisatawan juga disuguhkan panorama alam Banjar Bayad yang masih asri. Mereka juga bisa mengamati aktivitas masyarakat setempat.

READ  Pameran Ratusan Keris Nusantara di Puri Anom Tabanan

Rena menjelaskan, yang paling menantang bagi setiap pengunjung adalah saat melintasi salurah irigasi atau aungan dan aliran Tukad Wos. ”Ini juga salah satu yang menarik, karena pemandangan di sepanjang Tukad Wos ini sangat eksotik,” katanya. Untuk melintasi jalur tersebut, wisatawan bisa menghabiskan waktu 1,5 jam lebih. Saat kembali ke markas ATV, wisatawan disuguhkan santap siang dengan menikmati panorama persawahan luas di Banjar Bayad. ”Itu sudah include dengan harga paket,” terangnya.

Paket yang ditawarkan yakni single riding (mengendarai sendiri) seharga USD 95. Sementara paket tandem (berboncengan) seharga USD 120. ”Kami buka setiap hari dari jam sembilan pagi sampai jam empat sore. Hari raya kami tetap buka, kecuali Nyepi, istirahat sehari,” ujarnya sambil tersenyum.

Rena menambahkan, meski saat ini tergolong low season, namun kunjungan wisatawan ke wisata ATV ini masih tergolong tinggi. Bahkan setiap harinya bisa mencapai 40 sampai 50 pengunjung. Sementara saat high season, jumlah pengunjung 50 lebih bahkan mendekati 100 orang setiap harinya. ”Pengunjung yang datang kebanyakan mancanegara. Dominan dari Australia, Timur Tengah dan Eropa,” ungkapnya. (BTN/kmb)



Destination

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply
Duuran Gemilang – United Colour of Pottery

Latest Posts

Most Commented

Soham Welness Center
Wapa Di Ume
Pramana