Skenario PHRI Pastikan Denpasar Aman

Skenario PHRI Pastikan Denpasar Aman

Setelah Gunung Agung ditetapkan pada level awas, berbagai isu menyebar dalam media sosial. Sadar ataupun tidak, hal tersebut berdampak pada penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata hingga mencapai 20 persen. ”Kami Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) memiliki skenario jika terjadi erupsi Gunung Agung,” kata Ida Bagus Gede Sidharta Putra, Ketua PHRI BPC Kota

Setelah Gunung Agung ditetapkan pada level awas, berbagai isu menyebar dalam media sosial. Sadar ataupun tidak, hal tersebut berdampak pada penurunan jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata hingga mencapai 20 persen. ”Kami Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) memiliki skenario jika terjadi erupsi Gunung Agung,” kata Ida Bagus Gede Sidharta Putra, Ketua PHRI BPC Kota Denpasar saat beraudensi dengan Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra di Control Room Damamaya Denpasar Cyber Monitor, Kamis (12/10).

Gusde, demikian sapaan akrabnya menjelaskan, sekenario itu adalah pertama memohon kepada Walikota Denpasar membuat statement di berbagai media sosial tentang kawasan Kota Denpasar yang aman bagi pengunjung wisatawan. Dengan begitu, wisatawan yang berkunjung ke Kota Denpasar tidak merasa khawatir dengan kondisi Gunung Agung saat ini. Jika terjadi erupsi hanya 28 penduduk desa di Kabupaten Karangsem yang berada di kaki bukit mengelilingi Gunung Agung dianggap dalam bahaya,” ucapnya.

Pemerintah juga telah mengidentifikasi radius 12 km dari puncak Gunung Agung sebagai daerah yang perlu diwaspadai oleh wisatawan. Keberadaan bandara relatif jauh dari Gunung Agung yakni berjarak 60 km ke arah selatan. Hal tersebut,  menyebabkan kondisi di Kota Denpasar masih dianggap aman untuk kunjungan wisatawan,” tegasnya.

Seandainya terjadi erupsi, kata Gusde, PHRI telah menyiapkan mekanisme penyelamatan dengan menyediakan 700 titik sebagai tempat pengamanan keselamatan para wisatawan. ”Jika terjadi erupsi wisatawan yang berada di objek wisata bisa menyelamatkan diri di titik yang telah disediakan. Setelah itu akan di jemput bus dan langsung diantar ke bandara atau dermaga yang telah disediakan,” paparnya.

Walikota IB Rai Dharmawijaya Mantra mengapresiasi perencanaan tanggap bencana yang dibuat PHRI. Untuk memaksimalkan langkah tersebut Rai Mantra minta agar PHRI membuat simulasi. ”Simulasi perlu dilakukan, sehingga ketika bencana benar tejadi pola perencanaan tanggap bencana ini bisa diterapkan dengan baik,” pintanya.

READ  Yuk, Ke Youth Park Weekend Market

Walikota Rai Mantra juga minta agar titik yang disediakan untuk para turis itu harus dipastikan dan disosialisasikan. Bahkan titik itu harus dimasukan di tanggap bencana yang ada di program Pro Denpasar. Jika ada berbagai permasalahan wisatawan bisa langsung menghubungi call center 112 yang siaga melayani setiap pengaduan masyarakat. “Masyarakat atau wisatawan yang berada di Kota Denpasar bisa menghubungi 112 jika mengalami masalah,” imbuhnya. (BTN/bud)



Destination

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply
Duuran Gemilang – United Colour of Pottery

Latest Posts

Most Commented

Soham Welness Center
Wapa Di Ume
Pramana