“Okokan” dan “Tektekan” Awali Festival Kerambitan Ke-3

“Okokan” dan “Tektekan” Awali Festival Kerambitan Ke-3

Gemuruh suara “okokan” dan “tektekan” sebagai tanda Festival Kerambitan untuk kali ketiganya dimulai. Setelah Wakil Bupati Tabanan I Komang Sanjaya membunyikan okokan, kemudian disambung dengan tabuh okokan yang unik dan manis. Itulah suasana pembukaan Festival Kerambitan ke-5 di Puri Agung Kerambitan, Kamis (19/10). Festival Kerambitan yang juga digelar untuk memeriahkan peringatan HUT Kota Tabanan Ke-524

Gemuruh suara “okokan” dan “tektekan” sebagai tanda Festival Kerambitan untuk kali ketiganya dimulai. Setelah Wakil Bupati Tabanan I Komang Sanjaya membunyikan okokan, kemudian disambung dengan tabuh okokan yang unik dan manis. Itulah suasana pembukaan Festival Kerambitan ke-5 di Puri Agung Kerambitan, Kamis (19/10).

Festival Kerambitan yang juga digelar untuk memeriahkan peringatan HUT Kota Tabanan Ke-524 itu mengambil tema “Desa Mawa Cara”. Semangat yang diusung adalah menggali segala potensi, keunikan, dan kekhasan yang ada pada 15 desa dinas di Kecamatan Kerambitan.

Kegiatan ini diwarnai dengan berbagai aktivitas seni, budaya, dan olahraga. Untuk aktivitas seni dan budaya ada pementasan okokan dan tektekan, pengobatan sekala niskala, lomba tari Jauk Manis, lomba mekendang tunggal, nguling massal, dan dolanan. Untuk pementasan musik ada Joni Agung & Double T, Dek Ulik, Anak Angin, dan beberapa kegiatan budaya lainnya. Sedangkan di bidang olahraga, diramaikan dengan USA Adventure 3.

Wakil Bupati Sanjaya mengatakan, festival ini digelar memiliki semangat yang sama dengan perayaan HUT Kota Tabanan yakni pelestarian seni, budaya, dan kearifan lokal. Hal tersebut juga dikarenakan tema utama peringatan HUT Kota Tabanan Ke-524 adalah Bhuana Kertih yang bermakna kesuburan semesta.  Makna itu dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai sarana memakmurkan masyarakat, termasuk pemerintah di tingkat kecamatan.

Festival yang disaksikan oleh jajaran anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa dan pimpinan organisasi perangkat daerah atau OPD, Camat Kerambitan I Gede Sukanada, unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan atau Muspika Kerambitan, serta Raja Puri Agung Kerambitan Ida Anglurah Kerambitan XII, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati juga tokoh adat berlangsung sampai Minggu (22/10).(BTN/bud)

READ  ‘’Usaba Mumu’’ di Desa Adat Bungaya Lestarikan Tradisi "Bakar" Memedi


Destination

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply
Lataliana Villa

Latest Posts

Most Commented

Wapa Di Ume
Soham Welness Center
Pramana