Seni Klasik Hingga Etnik Meriahkan Tabanan Fiesta #1 di Kecamatan Marga

Seni Klasik Hingga Etnik Meriahkan Tabanan Fiesta #1 di Kecamatan Marga

Aksi permainan gender wayang oleh anak-anak Sanggar Butratwangi, Banjar Ole, Desa Marga Dauh Puri mengawali perhelatan Tabanan Fiesta #1 yang digelar secara roadshow untuk mewarnai peringatan HUT Kota Tabanan Ke-524 di Kecamatan Marga, Minggu (12/11). Setelah atraksi baleganjur menyambut Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dan para undangan, seniman cilik ini langsung memainkan tabuh

Aksi permainan gender wayang oleh anak-anak Sanggar Butratwangi, Banjar Ole, Desa Marga Dauh Puri mengawali perhelatan Tabanan Fiesta #1 yang digelar secara roadshow untuk mewarnai peringatan HUT Kota Tabanan Ke-524 di Kecamatan Marga, Minggu (12/11). Setelah atraksi baleganjur menyambut Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dan para undangan, seniman cilik ini langsung memainkan tabuh klasik “Cangak Merengang” diatas panggung.

Seniman cilik setingkat Sd dan SMP terdiri dari 2 laki dan 2 perempuan itu memainkan gamelan gender wayang sambil menari, tanpa meninggalkan teknik dan pakem yang ada. Tetekes, kotekean, nguet dan tetekep hampir tak ada cacatnya. Seniman cilik itu melakukan dengan bergerak penuh ekspresi sebagai penggambaran dari tema gending yang dibawakan.

Wakil Bupati Gede Sanjaya menyampaikan apresiasi terhadap seni yang ditampilkan masyarakat Marga. “Saya sangat bangga dan senang acara pentas seni yang ditampilakan sangat memukau. Ada musik dan tarian etnik sekar Pelangi, Tabuh Gender dari Ole, Bumbung Gebyok dari Desa Pinge, dan Janger dari Geluntung menjadikan Tabanan mempunyai banyak seniman Tari dari berbagai sanggar yang bertambah harmonis,” katanya.

Adanya inovasi tersebut menandai kegairahan masyarakat, khususnya para pemuda dalam mengembangkan tradisi yang telah diwarisi para leluhurnya. Tari Janger sangat jarang ditarikan oleh masyarakat di perhelatan acara-acara di masyarakat. “Saya lihat ada keserasian antara penari laki maupun perempuannya. Indah dan menunjukkan keriang gembiraan,” ujarnya.

Ketua Panitia yang juga Camat Marga I Gusti Agung Alit Adiatmika mengatakan, yang ditonjolkan untuk Tabanan Fiesta #1 itu adalah menumbuhkembangkan kreativitas masyarakat, agar masyarakat bisa menikmati sajian dari berbagai desa yang ada di kecamatan marga yang lama tidak merasakan hiburan khususnya di desa-desa.

READ  Jembrana Tawarkan 31 Objek Wisata

Selain sajian seni, juga ada lomba-lomba penjor, mesatua, ngulat kise, tari Bali, canang sari dan pidato Bahasa Bali. “Hal ini untuk bisa menumbuhkan rasa mencintai dan melestarikan budaya Bali khususnya bagi anak-anak kita khususnya di kecamatan Marga agar tetap mengutamakan Ajeg Bali,” ujarnya. (BTN/bud)



Destination

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply
Duuran Gemilang – United Colour of Pottery

Latest Posts

Most Commented

Wapa Di Ume
Soham Welness Center
Pramana