Bali Tuan Rumah IMF, Bandara I Gusti Ngurah Rai Gelar Simulasi Ancaman Aksi Teror

Bali Tuan Rumah IMF, Bandara I Gusti Ngurah Rai Gelar Simulasi Ancaman Aksi Teror

Bandara I Gusti Ngurah Rai menggelar simulasi ancaman anti teror sebagai bagian dari peringatan 15 tahun Kerjasama Internasional Dalam Penanggulangan Terorisme di Indonesia. Simulasi ini dilakukan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Bali dengan melibatkan 84 personil Aviation Security (Avsec) dan personil Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) Angkasa Pura I. Pihak Kepolisian gencar dalam memberantas aksi-aksi

Bandara I Gusti Ngurah Rai menggelar simulasi ancaman anti teror sebagai bagian dari peringatan 15 tahun Kerjasama Internasional Dalam Penanggulangan Terorisme di Indonesia. Simulasi ini dilakukan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Bali dengan melibatkan 84 personil Aviation Security (Avsec) dan personil Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) Angkasa Pura I.

Pihak Kepolisian gencar dalam memberantas aksi-aksi terorisme yang berpotensi mengancam ketahanan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk kegiatan simulasi ini Polda Bali menurunkan semua unsure kepolisian seperti Tim Gegana, Brimob, Forensik, DVI dan Inavis. “Latihan ini untuk menunjukkan profesionalitas kepolisian dalam menghadapi dan memerangi serangan terorisme,” kata Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Petrus Reinhard Golose.

Direktur Operasi Angkasa Pura I Wendo Asrul Rose mengatakan, Angkasa Pura I menyambut baik latihan ini. “Apalagi, tahun 2018 Bali akan menjadi tuan rumah pertemuan IMF dan Bank Dunia yang akan dihadiri oleh lebih dari 17.000 delegasi, sehingga persiapan latihan cara menjaga keamanan sangat penting dilakukan,” kata Wendo disela-sela simulasi, Jumat (17/11).

Kepala Negara dan pejabat setingkat Menteri dan Gubernur Bank akan hadir dan semuanya datang melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Latihan ini, tentu berguna dalam membangun koordinasi antar instansi dan sekaligus. “Hal itu sebagai pembuktian kepada dunia bahwa kita semua siap menyambut event bertaraf internasional tersebut,baik dari sisi keamanan maupun pelayanan” ujar Wendo.

Simulasi anti teror yang diinisiasi oleh Polda Bali ini melibatkan hampir seluruh instansi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, seperti Angkasa Pura I, Pangkalan TNI AU Ngurah Rai, Otoritas Bandara Wilayah IV, Airnav Cabang Denpasar, Basarnas serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung. Hadir pula Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, pejabat kepolisian setingkat Kapolda dan perwakilan Counsulate General.

READ  Aktivitas Gunung Batur Normal

“Kami sebenarnya sudah mempunyai SOP penanganan kondisi darurat yang tertuang dalam Airport Contigency Plan atau ACP. Dengan latihan gabungan seperti ini kami juga bisa sekaligus melatih prosedur dan kecakapan personil, khususnya dalam hal penanganan ancaman aksi teror,” pungkas Wendo. (BTN/bud)



Destination

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply
Furama Ubud

Latest Posts

Most Commented

Wapa Di Ume
Soham Welness Center
Pramana