“Wedding” dan ”Prewedding” di Bali

“Wedding” dan ”Prewedding” di Bali

Wisatawan yang berkunjung ke Bali kini mulai banyak melakukan aktivitas wedding dan prewedding. Untuk itu Dinas Pariwisata Kabupaten Badung mulai mempromosikan wisata wedding, selain MICE dan SPA.”Saat ini kita sedang mempromosikan MICE, wedding dan SPA. Bahkan kini sudah mulai banyak permintaan wedding, MICE dan SPA,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Made Badra. Bahkan jumlah

Wisatawan yang berkunjung ke Bali kini mulai banyak melakukan aktivitas wedding dan prewedding. Untuk itu Dinas Pariwisata Kabupaten Badung mulai mempromosikan wisata wedding, selain MICE dan SPA.”Saat ini kita sedang mempromosikan MICE, wedding dan SPA. Bahkan kini sudah mulai banyak permintaan wedding, MICE dan SPA,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Made Badra.

Bahkan jumlah wisatawan asal  India mencapai ribuan orang akan datang ke Bali. Pada Desember nanti, dikatakannya sudah banyak yang konfirmasi terkait kedatangannya tersebut. “India sudah banyak yang konfirmasi. Desember tahun ini banyak paket untuk wedding, SPA dan ada beberapa MICE, famtrip yang sedang berlangsung,” ungkapnya.

Selain india, dikatakan Badra pasar Amerika juga cukup bagus. Bahkan untuk rencananya Januari tahun depan pihaknya akan melakukan promosi ke Amerika. Hal ini dilakukan karena pasar Amerika ke Bali saat ini sudah sangat bergairah. “Saat promosi nanti, kami juga akan mengajak airline dan juga mengundang travel agent dari pihak Amerika,” pungkasnya.

Untuk perbandingan wisatawan yang datang ke Bali, yaitu untuk MICE sebanyak lima persen, culture sebanyak 60 persen dan 35 persen untuk wisata alam. Dengan meningkatnya peminat untuk wisata alam, pihaknya saat ini akan terus mengembangkan desa wisata.

“Makanya kita garap sekarang desa wisata di Badung Utara. Karena permintaan pasarnya cukup gemuk. Jadi kami ingin meratakan pariwisata itu ke Badung Utara juga,” ujarnya.

Bergairahnya potensi Desa Wisata ini diakui Badra mulai muncul pascadilakukan promosi ke Eropa. Karena Eropa memang sangat antusias sekali dengan wisata alam seperti jogging, tracking dan adventuring. “Desa wisata kita kan banyak, saat ini sedang kita poles,” ucap Badra.

READ  Mengapa Objek Wisata Penelokan Kintamani Dipasangi “Police Line” ?

Dengan demikian, pihaknya menargetkan untuk tahun depan akan bisa mendapatkan sebanyak tujuh juta wisatawan manca negara ke Badung. Target tersebut dilontarkan karena APBD untuk tahun 2018 sudah diketok palu sebesar Rp 7,2 triliun. (BTN/kmb)



Destination

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply
Furama Ubud

Latest Posts

Most Commented

Wapa Di Ume
Soham Welness Center
Pramana