Beach Clean Up Di Pantai Karang Sanur

Beach Clean Up Di Pantai Karang Sanur

Bagai pasukan, sekali melintas kawasan pantai langsung bersih. Itulah semangat ratusan siswa dari Desa Sanur, Himpunan Mahasiswa Teknik Universitas Warmadewa dan para komunitas “Malu Dong” Buang Sampah Sembarangan pada acara Beach Clean Up, Minggu (10/12). Aksi social yang juga dihadiri Walikota I.B Rai Dhartmawijaya Mantra itu dipusatkan di Pantai Karang Sanur. Semua peserta tidak mau

Bagai pasukan, sekali melintas kawasan pantai langsung bersih. Itulah semangat ratusan siswa dari Desa Sanur, Himpunan Mahasiswa Teknik Universitas Warmadewa dan para komunitas “Malu Dong” Buang Sampah Sembarangan pada acara Beach Clean Up, Minggu (10/12). Aksi social yang juga dihadiri Walikota I.B Rai Dhartmawijaya Mantra itu dipusatkan di Pantai Karang Sanur.

Semua peserta tidak mau ketinggalan memungut sampah plastik. Setiap sampah yang mereka temui langsung dipungut kemudian dikumpulkan. “Pantai sebagai salah satu destinasi pariwisata yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun asing. Sampah yang ada di pesisir pantai kebanyakan adalah sampah plastik yang hingga kini menjadi tantangan terbesar yang harus dibersihkan,” kata Rai Mantra.

Rai Mantra yang datang menggunakan sepeda motor sempat berbincang-bincang dan mensosialisasikan Perda No. 1 Tahun 2015 tentang kebersihan bersama  para siswa, komunitas, maupun tokoh masyarakat setempat. Walikota Rai Mantra juga berkesempatan memakaikan rompi yang bertuliskan “Malu Dong Buang Sampah Sembarangan” kepada para perwakilan siswa dan masyarakat.

Ketua Komunitas Malu Dong Komang Sudiarta mengatakan, kegiatan ini untuk mensosialisasikan larangan membuang sampah secara sembaranagan. Agar masyarakat tahu dan sadar bahwa mereka punya tugas untuk secara bersama-sama berpartisipasi mejaga kebersihan tidak hanya dilingkungan mereka namun juga di pesisir pantai.

Sementara Tokoh Masyarakat Sanur, I.B Sidharta mengapresiasi dan menyambut ide yang cerdas untuk senantiasa mengingatkan masyarakat berprilaku menjaga kebersihan.  “Dengan adanya sign tersebut yang sudah terpasang, masyarakat lebih sadar dan tergugah untuk menjaga kebersihan, sehingga Sanur sebagai daerah pariwisata terjaga kebersihannya sebagai standarisasi akan kebersihan,” ujar Gus De. (BTN/bud)

READ  Tata DTW, Buleleng Terima Kucuran Rp 2,5 M


Destination

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply
Duuran Gemilang – United Colour of Pottery

Latest Posts

Most Commented

Wapa Di Ume
Soham Welness Center
Pramana