Bupati Ungkap Infrastruktur Jalan Penyebab Kemiskinan Utama di Bangli

Bupati Ungkap Infrastruktur  Jalan Penyebab Kemiskinan Utama di Bangli

Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, meskipun sudah mengalami penurunan drastis, kemiskinan di Bangli saat masih berada pada angka 5,22 % atau berada di middle (tengah) dari kabupaten/kota lainnya di Bali. I Made Gianyar terus mendorong berbagai program pengentasan kemiskinan, salah satunya dengan memberikan insentif bagi desa-desa di Bangli yang bisa menurunkan angka kemiskinan di

Bupati Bangli I Made Gianyar mengatakan, meskipun sudah mengalami penurunan drastis, kemiskinan di Bangli saat masih berada pada angka 5,22 % atau berada di middle (tengah) dari kabupaten/kota lainnya di Bali. I Made Gianyar terus mendorong berbagai program pengentasan kemiskinan, salah satunya dengan memberikan insentif bagi desa-desa di Bangli yang bisa menurunkan angka kemiskinan di masing-masing desanya.

Hal ini terungkap ketika Bupati didampingi Ketua DPRD Bangli Ngakan Made Kutha Parwata, saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif “Gatra Praja” dengan topik “Preoritas Pembangunan Bangli di Tahun 2018”yang diselenggarakan Bali TV, Selasa (13/2).

Made Gianyar menekankan, mulai tahun 2018 ini, dari total Rp 100 Miliar dana yang dialokasikan untuk Alokasi Dana Desa (ADD), Rp 10 Miliar akan digunakan untuk insentif bagi desa yang bisa menurunkan kemiskinan. “Dalam insentif ini, desa yang mampu menurunkan angka kemiskinan minimal sama dengan Kabupaten, yakni 5,22%, pasti dapat insentif tambahan”jelasnya.

Selama ini kantung kemiskinan di Kabupaten Bangli banyak terdapat didaerah yang aksesbilitasnya sulit, seperti di dua banjar Bunut dan Madia di Desa Trunyan dan di wilayah belakang bukit di Desa Songan Kintamani. Menurutnya, infrastruktur jalan merupakan faktor utama penyebab kemiskinan di wilayah tersebut selain faktor air dan pendidikan. “Sebagian besar masyarakat disini (belakang bukit) berprofesi sebagai petani.

Karena aksesbilitas kurang baik, operasional pertanian disini mahal. Mereka ngangkut pupuk mahal, beli bibit mahal. Kemudian saat panen hasil pertanianya dibeli murah karena akses jalan yang sulit.  Jadi faktor infrastruktrur jalan ini yang membuat ketahanan ekonomi masyarakat lemah yang mengakibatkan angka kemiskinan menjadi tinggi”jelasnya.

Untuk mengatasi permasalahan ini, sambung Bupati Made Gianyar, tahun 2018 ini pihaknya sudah menganggarkan program hotmix ke wilayah ini. “Tahun 2018 ini, target kita seluruh jalan kabupaten di wilayah belakang bukit yang notabene penyumbang kemiskinan tertinggi di Bangli akan tuntas dikerjakan”tambahnya.

READ  Kongres Nasional I IHGMA

Dalam dialog interaktif ini banyak keluhan dan masukan terutama di sector pariwisata , Made Gianyar sangat mengapresiasi dan akan menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan maupun saran dari masyarakat luas untuk perbaikan pariwisata Bangli. “Kita sangat menyambut positif saran maupun keluhan dari masyarakat. Khusus untuk penataan kawasan Kintamani saat ini kita sedang berproses untuk membentukan badan pengelola pariwisata Kintamani. Kita targetkan bulan September mendatang, badang pengelola ini sudah bisa mulai bekerja”pungkasnya.(BTN/014)



Destination

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply
Bebek Sungai

Latest Posts

Most Commented

Soham Welness Center
Wapa Di Ume
Pramana