Seniman Mural Percantik Youth Park Denpasar

Seniman Mural Percantik Youth Park Denpasar

Seniman penekun seni mural (lukisan dinding) betul-betul diberikan ruang oleh Pemerintah Kota Denpasar. Lihat saja, aktivitas mereka dalam pengecatan mural di Areal Youth Park, tepatnya di sudut tenggara Taman Kota Lapangan Lumintang. Ada 25 orang seniman mural serta beberapa arsitek menuangkan kreativitas seni mereka. Seni mural itu proses pengerjaan kurang lebih 3 minggu. Dalam mengawali

Seniman penekun seni mural (lukisan dinding) betul-betul diberikan ruang oleh Pemerintah Kota Denpasar. Lihat saja, aktivitas mereka dalam pengecatan mural di Areal Youth Park, tepatnya di sudut tenggara Taman Kota Lapangan Lumintang. Ada 25 orang seniman mural serta beberapa arsitek menuangkan kreativitas seni mereka. Seni mural itu proses pengerjaan kurang lebih 3 minggu.

Dalam mengawali mural pada, Rabu (14/2) itu Sekda Kota Denpasar, A.A.N Rai Iswara bersama Asisten Administrasi Pembangunan Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta bersama dengan para anak muda kreatif Kota Denpasar serta seniman mural Kota Denpasar ikut melakukan pengecatan mural di Areal Youth Park.

Mural ini berkonsep anak muda yang mengangkat tema “Denpasar, Youth and Culture”. Desain mural memiliki konsep kolaborasi yang di dalamnya syarat akan seni dan budaya serta aktivitas positif anak muda “zaman now”. Adapun beberapa yang terlibat yakni Arsitek Tanpa Nama (ATN), yakni sebuah komunitas arsitek di Bali. “Harapannya, kegiatan ini dapat memperindah salah satu sudut Kota Denpasar, mewadahi kegiatan kreatif pemuda, serta menjadi pemicu kegiatan mural lainnya yang berada di Kota Denpasar,” kata Ketua Panitia, Dian Kurniawan.

Rai Iswara mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan mural ini untuk memberikan wadah bagi mereka yang menggemari seni mural dan untuk mempercantik wajah tata kota. Dirinya sangat mengapresiasi dimana kreatifitas merupakan ciri dari sebuah kebudayaan. “Berbicara tentang kebudayaan setidaknya ada tujuh unsur yang harus kita pegang, sehingga kebudayaan tersebut bisa terlaksana dengan baik, dimana salah unsur tersebut adalah kreatifitas,” ucapnya.

Oleh sebab itu, lanjut Rai Iswara pihaknya sangat berbangga karena kreatifitas di Kota Denpasar ini tidak pernah berhenti alirannya. Ada beberapa hal yang wajib diingat, jagalah kreatifitas yang bisa dijadikan pijakan untuk mencapai multifungsi. “Bingkailah segala bentuk kreatifitas kota ini dengan sebuah seni dan kreatifitas yang berbudaya sehingga akan menjadi tajam guna memberikan vibrasi untuk perkembangan kebudayaan di Kota Denpasar dan Bali pada umumnya,” pungkas Rai Iswara. (BTN/bud)

READ  Hingga Juli, 3,5 Juta Wisman Masuk Melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai


Destination

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply
Bebek Sungai

Latest Posts

Most Commented

Soham Welness Center
Wapa Di Ume
Pramana