7.715 Orang Ikuti Seleksi PIP Pemkot Denpasar

7.715 Orang Ikuti Seleksi PIP Pemkot Denpasar

Pandemi Incubation Program (PIP) Tahap 2 yang dikemas dalam Bantuan Stimulus Produktif (BSP) mengundang antusiasme peserta. PIP yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Pariwisata, Bekraf dan STIMIK Primakara, BPD Bali serta inkubator bisnis ini sudah dibuka sejak 25 Januari hingga ditutup pada 10 Februari 2021. Selama itu, sedikitnya 7.715 peserta telah melaksanakan pendaftaran awal.

Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, I Wayan Hendaryana menjelaskan, setelah penutupan pendaftaran ini dilaksanakan maka tahapan selanjutnya adalah verifikasi. “Jadi karena quotanya terbatas sebanyak 1.680 peserta dan saat ini kita sedang persiapan pelaksanaan verifikasi,” jelas saat diwawancarai, Senin (15/2).

Hendar mengatakan, sebanyak 7.715 pendaftar telah sukses melaksanaman pendaftaran. Peserta yang berhasil melaksanakan pendaftaran belum tentu dinyatakan lulus, melainkan harus melalui tahapan verifikasi dan tahapan lainya. “Jadi nanti akan dilaksanakan pelatihan dan pendalaman minat melalui ideasi, workshop dan pemasaran, disana akan keliatan bagi masyarakat untuk menghasilkan sebuah ide atau pengembangan usaha yang nantinya akan menerima Bantuan Stimulus Produktif (BSP) ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata, MA. Dezire Mulyani mengatakan, PIP Tahap 2 ini merupakan sebuah upaya untuk mendukung pemulihan ekonomi lewat usaha rintisan masyarakat. Kegiatan ini dikemas melalui pemberian Bantuan Stimulus Produktif sebesar Rp. 1,5 juta. “Tahun ini besarannya naik dari Rp 1 juta pada tahun lalu, naik jadi Rp 1.5 juta untuk masyarakat Kota Denpasar yang ingin membuat usaha,” ujarnya.

Adapun syarat penerima yakni masyarakat umum yang memiliki KTP Denpasar. Calon penerima akan melakukan registrasi pada sistem dan sekaligus pada sistem tersebut akan dilakukan penyaringan agar tepat sasaran. Mereka yang pernah mendapatkan stimulus ini tahun 2020 lalu otomatis tak akan bisa mendaftar lagi. Setelah dinyatakan lolos, nantinya peserta akan mengikuti pendampingan selama 3 bulan. “Mereka bisa memilih minat di bidang kuliner, fashion, kerajinan dan lainnya,” katanya.

Pendaftaran PIP Tahap 2 ini sedianya akan dibuka pada 25 Januari hingga 28 Februari 2021. Dilanjutkan tahap pemberkasan yang juga disertai dengan pelatihan awal mulai dari Idea (penciptaan ide usaha), Workshop (sharing pengetahuan), dan pemasaran produk. Dari sanalah nanti ditetapkan sebanyak 1.680 orang yang menjadi penerima Bantuan Stimulus Produktif untuk dilanjutkan dengan pencairan bantuan.

Guna memastikan usaha peserta berjalan dengan lancar. Pihaknya juga akan turut melaksanakan pendampingan selama 3 bulan dari Bulan April hingga Juni 2021. Dimana, untuk pendampingan turut disediakan 20 Tim Pendamping dari inkubator bisnis. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan kompetisi di antara para penerima yang sudah membuka usahanya. Dimana, empat orang terbaik akan mendapatkan penghargaan masing-masing Rp 5 juta.

Pada tahun 2020 lalu, telah lolos sebanyak 2.700 penerima stimulus produktif ini. Akan tetapi, tahun 2020 kemarin, stimulus dikhususkan untuk pelaku UMKM dan pekerja pariwisata yang terdampak Covid-19. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us