Ayo Pakai Masker Saat Berjualan

Ayo Pakai Masker Saat Berjualan

Berada di Bali sejak 2010, Bajrul, pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur,  ini merasa sangat cocok dan betah mencari penghidupan di Pulau Dewata. Dia merasa tidak sulit beradaftasi dengan masyarakat sekitarnya yang mayoritas beragama Hindu. Rasa toleransi tinggi. Lagipula, banyak orang Jawa serta Madura yang juga mencari peruntungan di sini. ‘’Ada ratusan mas, kebanyakan orang Madura berjualan daging. Ayam atau sapi disamping seperti saya jualan sate,’’ ujarnya. Bajrul kini jualan dengan rombong baru. Rombong lama, karena sudah usia tua dan lapuk mesti minggir diganti yang baru yang dibelinya seharga Rp 5 juta. ”yang jual rombong orang Madura juga,” jelasnya.

Saat pandemic ini Bajrul mengaku hanya bisa menghabiskan sekitar 3 kilogram ayam. ‘’Susah sekarang, semua juga susah,’’ akunya. Kalau sebelumnya, dia bisa menghabiskan daging ayam  sekitar 5 kilogram. ‘’Harus semangat mas, tidak boleh kendor,’’ candanya sambil membetulkan letak maskernya yang melorot.. Selama pandemi ini, dia terpaksa tidak pernah ”toron” alias pulang kampung meski hari raya.

Bajrul tidak menyediakan tempat makan di lapaknya. Pembeli biasanya bawa pulang. Satu porsi biasanya Rp 10 ribu. Bisa atau tidak pakai lontong. Pelanggannya tergolong banyak. Rasa satenya memang tergolong enak. , Saat pandemic ini, mereka sadar tidak boleh berkerumun. Menunggu di atas sadel motor atau berdiri agak berjahan. Pokoknya jaga jarak.

Soal pandemic ini, dia mengaku mengikuti saran serta aturan pemerintah. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan serta tidak berkerumun. Bajrul sudah dua kali vaksin yang diselenggarakan Polres Gianyar beberapa waktu lalu. ‘’Saya sudah bersama istri saya,’’ katanya. Dia menyewa rumah mungil yang ditempatinya bersama istri dan dua anaknya yang masing masing berumur 7 tahun dan 3,5 tahun. Dia menyewa rumah dengan dua kamar seharga Rp 9 juta pertahun. Rumahnya tidak jauh dari tempatnya berjualan.

Dia berharap pandemic Covid-19 ini segera berakhir sehingga dia serta para pedagang lainnya bisa berusaha secara maksimal. Dia juga mengingatkan agar rekan rekan sesama pedagang senantiasa memakai masker ketika sedang jualan. ‘’Masih banyak yang tidak sadar mas dengan berbagai alasan tidak pakai masker. Atau dicantelkan saja, makainya tidak benar. Pokoknya ayo pakai masker dengan benar,’’ ajaknya. (BTN/pal)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us