Badung Hentikan PTM. Ini Alasannya

Badung Hentikan  PTM. Ini Alasannya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mengambil satu langkah dengan menghentikan sementara pelaksanaan Pelajaran Tatap Muka (PTM). “Melihat peningkatan kasus Covid-19, dan menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat dengan keluarnya surat edaran dari Kementerian termasuk arahan dari Gubernur Bali, maka di Badung untuk proses PTM dihentikan sementara,”tegas Sekda I Wayan Adi Arnawa saat memimpin Rapat Pelaksanaan Penanganan Covid-19 dan Pemberhentian Sementara Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Badung, di Ruang Pertemuan Kriya Gosana, Puspem Badung, Jumat (4/2).

Pelaksanaan Pelajaran Tatap Muka di Badung sifatnya dinamis, artinya sangat tergantung situasi perkembangan covid saat ini. Namun pihaknya tetap akan melakukan evaluasi terutama terkait perkembangan covid dari hari ke hari. “Bila trennya naik PTM kita tutup sementara, apabila perkembangan covid melandai lagi, PTM akan dibuka lagi. Artinya pelaksanaan PTM dibadung ini sangat dinamis buka tutup tergantung situasi dan kondisi,” imbuhnya.

Ditanya mengenai penanganan Covid-19 di Badung, Adi Arnawa menerangkan, dengan naiknya kasus covid, pihaknya bersama Satgas Covid-19 Badung telah mendorong kesiapan infrastruktur baik kesiapan dari stakeholder pariwisata maupun dari pelayanan publik yang harus dievaluasi. Caranya tim satgas Covid-19 Kabupaten Badung segera melakukan monitoring dan pengawasan ke lapangan sehingga dapat dipastikan bahwa mitigasi penanganan Covid-19 di Badung ini dikaitkan dengan infrastruktur yang ada sudah siap.

Bila ternyata di lapangan ditemui tidak sesuai dengan ketentuan, Adi Arnawa perintahkan kepada Satpol PP untuk mengambil langkah-langkah penegakan hukum. “Penanganan pandemi Covid-19 di Badung kita lakukan secara bersama-sama dengan melibatkan stakeholder baik itu pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat. Selain itu kita terus memberikan edukasi dan sosialisasi untuk mendidik masyarakat dalam rangka menghadapi covid menuju adaptasi kebiasaan baru ini. Tentu kita tidak bisa menutup mata, bahwa covid ini akan terus ada, kegiatan aktivitas tetap jalan namun dibatasi,” imbuh Adi Arnawa. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us