Begini Cara Bandara Ngurah Rai Antisipasi Penyebaran Varian Omicron

Begini Cara Bandara Ngurah Rai Antisipasi Penyebaran Varian Omicron

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai turut membantu pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, khususnya varian baru Omicron. Hal itu dilakukan dengan meningkatkan pelayanan terhadap penumpang dan fokus pada penerapan protokol kesehatan (prokes). “Kami, untuk itu Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali sejak awal telah mensiagakan alat pendeteksi suhu tubuh dan pengaturan alur penumpang agar tidak terjadi penumpukan, serta mewajibkan penumpang memiliki hasil negatif tes Covid-19 sebelum melakukan penerbangan,“ kata General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y Sikado, Herry. Kamis (2/12).

Dalam pelaksanaan penerapan porkes secara ketat, Bandara Ngurah Rai mencatat pergerakan lalu lintas angkutan udara yang direkap, selama 30 hari pada periode November 2021, menunjukkan tren positif. Terjadi kenaikan jumlah penumpang mencapai 20 % dibandingkan periode Oktober 2021 sebelumnya, juga diikuti pesawat udara yang mengangkut juga naik 21%.
“Capaian tersebut merupakan data lalu lintas angkutan udara khusus penerbangan domestik dengan rincian November 2021 untuk keberangkatan 276.468 penumpang dan 279.160 kedatangan penumpang, serta pergerakan pesawat udara berangkat 2.185 disusul kedatangan 2.184 pesawat,” bebernya.

Selama bulan November 2021 terdapat catatan harian penumpang terbanyak, kedatangan pada tanggal 26 November 2021 sebanyak 13.638 penumpang serta keberangkatan 14.994 penumpang tanggal 28 November 2021. “Dalam capaiannya pada periode November 2021 terdapat peningkatan penumpang maupun pesawat udara, masing-masing dalam persentase 20% untuk penumpang serta 21 % pergerakan pesawat udara. Kami memastikan dalam pengoperasian bandara tetap mengutamakan prokes sesuai prosedur,” tegasnya.

Demikian pula, mendekati penghujung tahun 2021 ini, secara tren terlihat kenaikan penumpang sejak tiga bulan terakhir berangsur naik, sehingga menempatkan November sebagai puncak tertinggi selama tahun 2021 yakni sebanyak 555.628 penumpang terlayani serta pesawat udara 4.369 pergerakan. Tiga maskapai pengangkut melayani penumpang terbanyak selama periode November 2021 yaitu Lion Air 81.459, Citilink Indonesia 64.975 dan 53.505 untuk Batik Air, sedangkan tiga rute asal-tujuan terbanyak Jakarta 316,774 penumpang, Surabaya 72.614 penumpang dan Ujung Pandang 38.188 penumpang.

Di dalam terjadinya trend peningkatan penuimpang ini, Bandara Ngurah Rai tidak pernah lengah dalam menerapkan prokes. “Upaya antisipasi penyebaran Covid-19 terus kami pastikan penerapannya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Namun, kami mohon bantuan para pengguna jasa untuk taat terhadap protokol kesehatan, melihat pandemi Covid-19 di Indonesia khususnya di Pulau Bali sudah menurun, sehingga kita perlu saling menjaga,” tutupnya. (BTN/r/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us