Berakhir Tahun di Pantai Pandawa. Ingat Protokol Kesehatan

Berakhir Tahun di Pantai Pandawa. Ingat Protokol Kesehatan

Mengahabiskan waktu menyambut Tahun Baru 2022 di destinasi wisata tentu menjadi  pilihan menarik. Salah satunya adalah di Pantai Pandawa yang sempat booming sebelum pandemic Covid-19 menyerang. Dalam PPKM Nataru ini, menurut peraturan pemerintah dibolehkan 50 persen pengunjung tanpa ada bentuk keramaian apapun. Dan tentu saja, ini yang tidak bisa ditawar tawar: Protokol Kesehatan. Pengunjung mesti mamakai masker, menjauhi kerumunan dan sesering mungkin cuci tangan.

Pada akhir tahun nanti masyarakat setempat dibantu stake holder lainnya menggelar Festival Pantai Pandawa yang dibuka Wagub Bali Tokorda Artha Ardana Sukawati, Rabu (15/12) lalu. . Festival ini digelar secara selektif serta ketat agar tidak menimbulkan kerumunan.Untuk memastikan kalau kawasan tersebut tetap nyaman dikunjungi, Ketua Badan Perencanaan dan Pengembangan DTW Pantai Pandawa yang juga Panitia Festival Pandawa, Wayan Duarta, secara konsisten berupaya untuk tetap menerapkan prokes . Tak hanya bagi panitia maupun pekerja setempat, namun pengunjung juga akan diterapkan prokes yang sangat ketat. Namun demikian, pihaknya juga memberi jaminan kalau kawasan tersebut layak dikunjungi. Seperti protap, seperti biasa pengunjung akan dicek suhu tubuhnya dulu sebelum memasuki kawasan. Mereka wajib memakai masker, mencuci tangan serta menghindari kerumunan. 

Salah seorang penduduk local menyambut antusias event tahunan ini. Meskipun tanpa turis mancanegara, turis domestic serta masyarakat local banyak hadir. ‘’Yang penting ramailah. Tidak seperti dulu lagi, sepi pengunjung,’’ kata Nyoman, sembari mengingatkan soal protocol kesehatan.


Pihaknya mengatakan, tak hanya menegur langsung bagi mereka yang abai prokes, namun imbauan juga dilakukan melalui atau disampaikan via pengeras suara. Sedangkan untuk selama pelaksanaan festival pantai pandawa, pihaknya juga menambah jumlah personel yang bertugas. Tentu hal ini kata dia, dilakukan untuk tetap menjaga kenyamanan pengunjung maupun pihak pekerja. “Tentu penerapan prokes harus tetap dilakukan melalui kesadaran dari diri sendiri. Untuk itu, kami menghimbau ke semua pengunjung agar senantiasa mentaati prokes yang ada untuk kesehatan bersama,” katanya.

Imbauan ini akan terus disampaikan serta diingatkan mengingat saat ini, varian Omicron sudah terdeteksi di Indonesia. Mulanya hanya di Jakarta, bukan tidak mungkin karena sifatnya yang sangat mudah menyebar maka daerah lain di Indonesia bisa terpapar.  Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan persnya, Kamis (16/12) mengimbau agar semua daerah siaga. Bali dengan banyak daerah wisata yang diprediksi marak dikunjungi saat Nataru diharapkan tidak menjadi kluster baru.   Untuk itulah,  gerakan 3M, memakai masker, menjauhi kerumunan dan sesering mencuci tangan menjadi suatu hal yang mutlak. “Kami berusaha untuk tetap menjaga kawasa agar tetap hijau. Tentunya juga harus diikuti dengan kesadaran kita bersama untuk tetap menjaga protokol kesehatan,” ajaknya. (BTN/pal)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us