Berselfie di Air Terjun Juwuk Manis Jembrana

Berselfie di Air Terjun Juwuk Manis Jembrana

Jika memiliki waktu lebih, berwisatalah ke Air Terjun Juwuk Manis yang berada, di Kabupaten Jembrana, Kabupaten paling Barat di Bali. Daya Tarik Wisata (DTW) yang eksotik itu menjadi pilihan masyarakat, sehingga selalu ramai dengan kunjungan wisatawan. Apalagi pada hari-hari libur, wisatawan khususnya warga lokal pasti memiliki DTW ini untuk bersantai. Areal tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas sehari hari. Maka itu, Air Terjun Juwuk Manis sangat cocok untuk mengisi kegiatan liburan, apalagi saat libur panjang.

Air Terjun Juwuk Manis berada ini Desa Manggissari, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali. DTW ini memiliki ketinggian 4 meter lebih. Namun kesegaran airnya tak kalah dengan air terjun dengan ketinggian lebih. Dua air terjun yang berdampingan itu, bisa dinikmati oleh para pengunjung, selain kolam kecil yang berada di bawahnya. Di kolam ini, pengunjung bisa mandi atau sekedar bermain air. “Wisatawan yang berkunjung biasanya bersama keluarga, bersantai ria sambil mandi menikmati suasana alam,” kata Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi.

Air terjun ini memiliki suasana yang asri yang bisa menghilangkan kepenatan. Namun, untuk bisa sampai di lokasi, para pengunjung dituntut sedikit berusaha keras dan penuh semangat. Sebab, dari parkiran, petualangan yang sesungguhnya baru dimulai. Pengunjung harus trekking menuruni jalan setapak (anak tangga) yang cukup curam sepanjang 1 km, samun sangat menyenangkan, karena melewati perkebunan kopi dan cengkeh yang bisa menguindang cerita. Selain itu, pengunjung juga perlu berhati-hati dalam menuruni jalan dan anak tangga tersebut karena cukup curam.

Selama menuruni jalan itu, pangunjung tak akan merasa lelah. Sebab, selama petualangan ditemani udara yang cukup sejuk dan pemandangan perbukitan yang sangat indah. Bunga-bunga kopi dan cengkeh dari perkebunan penduduk memberikan keharuman yang khas. Aromanya turut menemani perjalanan hingga ke lokasi. Begitu sampai di air terjun, kesegaran airnya akan segera menghapus rasa lelah, seusai trekking yang dilakukan. Perjuangan pun terbayar dengan kejernihan air terjun Juwuk Manis yang memang segar.

Mirah menatakan, konon Air Terjun Juwuk Manis ini dikenal oleh masyarakat sejak tahun 1920. Pada saat itu, di lokasi setempat masih merupakan hutan belantara. Lambat laun masyarakat makin banyak datang kehutan tersebut dan dialih fungsikan menjadi hutan pertanian oleh masyarakat setempat. Tanah itu ditanami tumbuh-tumbuhan, seperti cengkeh, kopi, kakao, lada, pisang, durian dan lainnya. “Sampai sekarang masih banyak terlihat tumbuh-tumbuhan di sekitar menuju lokasi air terjun. Dari tempat parkir menuju kelokasi sejauh 150 m berjalan kaki, dengan anak tangga sejumlah 847,” ungkapnya.

Beriwsata ke Wisata Air Terjun Juwuk Manis akan terasa sangat manis, sebab wilayah di Pekutatan Jembrana Bali bisa dibilang sebuah Wisata Alam yang memiliki beberapa fasilitas, di antaranya area parkir kendaraan, kamar mandi, tempat istirahat, dan warung makan. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us