Buleleng Tingkatkan Kualitas Pemandu Wisata Alam

Buleleng Tingkatkan Kualitas Pemandu Wisata Alam

Kabupaten Buleleng memiliki kawasan pantai yang panjang, bahkan menawarkan panorama yang sangat indah cocok untuk berwisata. Bahkan, tidak sedikit memiliki atraksi wisata tirta yang diminati wisatawan dan masyarakat lokal. Kawasan wisata di Bali Utara, juga kaya dengan wisata tirta yang memanfaatkan air tawar sebagai pusat rekreasi. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman, pengelola telah menyiapkan pekerja profesional dalam menjaga keamanan para tamu.

Sumber Daya Manusia (SDM) disektor pariwisata mesti selalu ditingkatkan, sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. Karena itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng kembali melaksanakan Pelatihan Pemandu Wisata Alam, Badan Penyelamatan Wisata Tirta (Balawista) tahun 2021. “Balawista dibutuhkan untuk melindungi, mengawasi dan menyelamatkan wisatawan yang berkunjung ke objek wisata bahari dan tirta,” kata Plt Sekdispar Buleleng I Gede Sasnita Ariawan di saat membuka pelatihan Balawista di Aneka Lovina Villas & Spa Bali, Kamis (9/11).

Kegiatan pelatihan yang berlangsung selama 3 hari (9 – 11 Desember 2021) diikuti oleh 40 peserta pelatihan. Balawista sendiri dibutuhkan untuk melindungi, mengawasi dan menyelamatkan wisatawan yang berkunjung ke objek wisata bahari dan tirta yang ada di Buleleng. “Maka, untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada para wisatawan saat berkunjung, pelatihan Balawista ini sangat diperlukan bagi masyarakat maupun perangkat pemerintah yang ada di kawasan wisata tersebut,” ucapnya.

Kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan ekonomi daerah khususnya pelaku usaha pariwisata dan peserta pelatihan. Para peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh sebagai sarana awal untuk meningkatkan perekonomian lebih baik lagi. Untuk itu, diperlukan pula adanya dukungan partisipasi masyarakat secara aktif dan berkelanjutan. “Pelatihan seperti ini perlu dilakukan demi berkembangnya pemandu wisata alam Balawista di kabupaten Buleleng,” sebutnya.

Materi yang disampaikan oleh narasumber pada sesi pertama adalah General Resuscitation dan General First Aid. Para peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi juga pratek secara langsung. Usai makan siang, para peserta menuju Kolam Renang Nirmala Asri di Banyuasri untuk mempraktikkan kemampuan berenang. Sebelum berenang, peserta melakukan pemanasan terlebih dahulu. Kegiatan pelatihan ini dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Selain wajib memakai masker dan mencuci tangan, seluruh peserta diawali dengan rapid test yang dilakukan oleh petugas khusus. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us