Cagar Budaya Dapat Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Cagar Budaya Dapat Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Bupati Buleleng, Bali Putu Agus Suradnyana mendorong pengelolaan cagar budaya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut diungkapkannya saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati Buleleng tentang penetapan Rumah Nyoman Rai Srimben dan Masjid Agung Jami’ Singaraja sebagai situs cagar budaya di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Kamis (30/12).

Bupati Agus Suradnyana Setelah ditetapkan menjadi situs cagar budaya, Rumah Nyoman Rai Srimben dan Masjid Jami’ Singaraja harus mampu dikelola dengan lebih baik, sehingga keberadaannya tidak hanya sebagai situs cagar budaya. Namun, juga mampu menjadi daya tarik yang mendatangkan wisatawan untuk memberi manfaat kesejahteraan masyarakat

Dalam pengelolaan Masjid Jami’ Singaraja ke depan, Bupati Agus Suradnyana mengharapkan agar pesan toleransi, akulturasi budaya, dan pluralisme yang sudah menjadi warisan turun-temurun dari leluhur harus tetap ditumbuhkembangkan. Masjid Jami’ Singaraja juga Ia harapkan bisa menjadi daya tarik wisatawan domestik. “Bagaimana masjid ini mampu untuk jadi tarikan agar orang datang, bisa beribadah dan nuansa sejarah yang berbeda,” jelasnya.

Sedangkan untuk Situs Cagar Budaya Rumah Nyoman Rai Srimben, pihaknya mengharapkan dinas kebudayaan mampu mengemas kisah yang dimiliki situs ini dengan baik. Diharapkan ada komunikasi lebih lanjut dengan keluarga ahli waris, untuk mampu melestarikan situs. Baik dengan perawatan-perawatan maupun restorasi jika diperlukan. “Bagaimana penyampaian cerita harus bisa dikemas dengan baik, bahwa di Bale Agung lah ibunya Bung Karno berasal. Kalau ini bisa diceritakan dengan baik, akan jadi destinasi yang bagus,” ucap Agus Suradnyana.

Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng Gede Dody Suksma Oktiva Askara menyampaikan, kedepan Situs Cagar Budaya Rumah Nyoman Rai Srimben diproyeksikan menjadi warisan budaya nasional. Hal ini karena Situs Cagar Budaya Rumah Nyoman Rai Srimben menyimpan nilai sejarah dan edukasi kuat. Bagaimana sosok dari Nyoman Rai Srimben menjadi seorang ibu yang mendidik Bung Karno, sang Proklamator, mendedikasikan diri untuk kemajuan Bangsa Indonesia. “Menurut tim dari provinsi khususnya Situs Cagar Budaya Rumah Nyoman Rai Srimben, dipandang layak untuk kita ajukan sebagai warisan budaya tingkat nasional. Di tahun 2022 kita akan berproses untuk itu,” katanya.

Optimisme potensi yang baik bagi Situs Cagar Budaya Rumah Nyoman Rai Srimben karena saat ini Kabupaten Buleleng juga telah memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno. Dimana di dalamnya selain terdapat patung Bung Karno, juga ada relief-relief yang berkisah tentang Nyoman Rai Srimben dalam membesarkan Bung Karno sampai berhasil. “Didukung pula dengan keberadaan RTH Bung Karno yang juga ada museum di dalamnya,” pungkas Dody. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us