Denfest ke-14 “Nyatur Desa” di Denpasar Timur

Denfest ke-14 “Nyatur Desa” di Denpasar Timur

Perhelatan Denpasar Festival (Denfes) yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar selalu identik dilaksanakan di titik nol Kota Denpasar yakni di Catus Pata Patung Catur Muka jalan Gajah Mada. Namun, kali ini berbeda. Dalam situasi pandemu Covid-19 perhelatan Denfes ke-14 dilaksanakan dengan prinsip Nyatur Desa dengan menitikberatkan pada 4 kecamatan di Kota Denpasar. Untuk di Kecamatan Denpasar Timur dipusatkan di Jaba Pura Pengerebongan, Desa Kesiman Petilan, Kamis (16/12).

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi Ketua TP. PKK Ny. Antari Jaya Negara, Sekretaris Daerah IB Alit Wiradana, Ketua DWP Ny. Widnyani Wiradana, Ketua Gatriwara Ny. Purnawati Ngurah Gde, Plt. Kadisbud A.A Risnawan, Camat Dentim serta Bendesa Adat Kesiman. turut mengunjungi sekaligus mencicipi hidangan dari Usaha Mikri Kecil dan Menengah (UMKM) lokal yang tersedia.

Pementasan seni yang ditampilkan kali ini, sepert Tabuh Selisir, Tari Jauk Longor, dan Tari Barong yang ditampilkan oleh sanggar Hung Bali dan Tari Baris Wayang yang dipersembahkan oleh Sanggar Pasraman Prabha Budaya. Keseruan dalam perhelatan ini semakin terasa dengan hadirnya pelawak Bali Codet dan Gek Kinclong yang menjadi pemandu dalam acara ini.

Dengan adanya Denfest yang dilaksanakan di empat kecamatan ini, sehingga dapat meningkatkan potensi-potensi yang ada disetiap kecamatan khususnya di ranah desa adat. “Saya berharap dengan ruang yang kita berikan ini dapat meningkatkan kreatifitas anak muda di Kota Denpasar, namun tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

Jro Bendesa Adat Kesiman, I Ketut Wisma mengatakan, dirinya sangat berterimakasih kepada pihak Pemkot Denpasar khususnya kepada bapak Walikota yang telah menyelenggarakan Denpasar Festival dengan Nyatur Desa, sehingga dapat memberikan ruang untuk meningkatkan UMKM lokal dan untuk komunitas seni anak muda agar tetap bisa berkreatifitas dalam masa pandemi.

Walaupun penyelenggaraan kali ini berbeda dengan sebelumnya karena saat ini juga sedang dilanda pandemi Covid-19 maka kami wajibkan untuk seluruh peserta dan pengunjung untuk tetap mengikuti prokes. “Pelaksanaan Denfest ini sangat baik, ini merupakan salah satu momentum untuk meningkatkan kreatifitas anak muda dalam masa pandemi agar tetap dapat menyalurkan kreatifitasnya. Dan kami juga berharap untuk yowana-yowana desa adat di Denpasar ini agar dapat bersinergi baik dengan adat, OPD maupun aparat lainnya untuk memperkuat pemerintahan Kota Denpasar ini,” ujarnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us