Desa Adat Pesinggahan Bentengi Diri dari Bahaya Narkoba

Desa Adat Pesinggahan Bentengi Diri dari Bahaya Narkoba

Soal yang satu ini mesti disikapis ecara serius serta komprehenseif. Pemberantasan narkoba harus dilakukan secara kolektif. Bahkan, hingga ke desa adat. Pentingnya peran desa adat di Bali kini mulai disikapi lebih serius dengan pembentukan awig-awig yang mengatur generasi muda di desa adat agar tidak terjerumus ke dalam bahaya penyalahgunaan narkoba. Seperti Desa Adat Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung, Prajuru Desa Adat Pesinggahan mulai menggagasnya agar masuk ke dalam awig-awig desa adat.

Bendesa Adat Pesinggahan I Wayan Sujana, Rabu (15/9) mengatakan para pecalang sebelumnya telah dikukuhkan sebagai Relawan Anti Narkoba. Ini tentu harus diikuti dengan penjabaran tugas dan pengayomannya, agar implementasi di setiap desa adat menjadi lebih jelas. Desa adat tentu mendukung penuh upaya pemerintah dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Dukungan itu saat ini sedang dijabarkan ke dalam awig tentang penyalahgunaan narkoba ini.

“Kami masih sedang merevisi awig narkoba ini. Ini mau dimasukkan ke dalam awig. Saat ini baru berupa bagan saja. Sedangkan isinya masih sedang dibicarakan dalam rapat. Ini belum final,” kata Sujana.

Upaya untuk mengatur persoalan narkoba ke dalam awig-awig di desa adat, kata Sujana, didasari pada upaya desa adat untuk menjaga atau membentengi masa depan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain itu, juga dorongan dari pemerintah daerah, pihak kepolisian dan BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten) Klungkung, agar desa-desa adat di Klungkung mengatur lebih khusus soal antisipasi bahaya narkoba ini ke dalam awig-awig desa adat.

Bupati Klungkung Nyoman Suwirta mengatakan dalam rangka menuju Indonesia Bersih Narkoba, intervensi ketahanan pada lapisan desa adat hingga keluarga perlu dilakukan dan diperkuat agar terindar dari bahaya narkoba. Keluarga sebagai benteng terdepan dalam memerangi bahaya narkoba. “Bahayanya narkoba ini tentu harus kita antisipasi bersama sejak dini. Peran desa adat harus terus diperkuat alam memberikan pemahaman kepada generasi muda agar mereka tidak terjerumus,” kata Bupati Suwirta saat menjadi narasumber Pengukuhan Relawan Anti Narkoba di Balai Desa Pesinggahan.

Bupati Suwirta juga meminta agar pendidikan anti narkoba untuk kalangan keluarga perlu ditingkatkan, dimana didalamnya ada anak yang harus dilindungi jangan sampai terpapar masalah narkoba.

Sementara Kepala BNNK Klungkung, I Made Pastika, mengatakan Upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam mewujudkan Indonesia Bersih dari Narkoba (Indonesia Bersinar) tak hanya fokus pada pemberantasan dan pengungkapan kasus. BNN juga gencar melakukan upaya pencegahan dengan memperkuat ketahanan keluarga dari bahaya narkoba. Ia juga meminta relawan anti narkoba menjaga komitmen untuk memberantas peredaran narkoba dari semua kalangan, baik dari Instansi, genarisi muda, maupun keluarga.

“Melalui kegiatan ini mampu meningkatkan ketahanan keluarga dan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” ujar Made Pastika. (gik)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us