Desember 2021, Sangeh Monkey Forest Catat Pengunjung 2.673 orang

Desember 2021, Sangeh Monkey Forest Catat Pengunjung 2.673 orang

Libur Natal dan Tahun Baru beberapa waktu lalu, menjadi catatan menarik bagi pengelola wisata, seperti objek wisata, kuliner atauun akomodasi. Sebab, setelah adanya kelonggaran mobilitas perjalanan masyarakat Indonesia setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), wisatawan domestik khususnya dari kota-kota di Pulau Jawa berdatangan. “Kabarnya wisatawan domestik memilih Bali untuk libur Natah dan Tahun Baru, tetapi jumlah kunjungan di Sangeh Monkey Forest justru turun dari tahun lalu,” ucap Manager Operasional, Made Mohon, Rabu (5/1).

Berdasarkan data dari pengelola, jumlah kunjungan wisatawan pada Desember 2021 mencapai 2.673 orang, yang terdiri dari wisatawan asing sebanyak 178 orang dan wisatawan domestik 2495 orang. Jumlah kunjungan tahun ini lebih sedikit jika dibandingkan dari jumlah kunjungan di bulan yang sama tahun 2020. Saat itu, jumlah kunjungan wisatawan pada Desember 2020 sebanyak 3.433 yang terdiri dari wisatawan asing 183 orang dan wisatawan domestik 3.250 orang. “Kunjungan akhir tahun 2021, kemarin memang agak sepi,” tegasnya.

Awal tahun, tepatnya pada 1 Januari 2022 kunjungan wisatawan justu sangat baik yang mencapai 2.098 orang untuk kunjungan wisatawan domestik, dengan rincian dewasa 1809 orang dan anak-anak 289 orang. Sedangkan untuk kunjungan wisatawan asing hanya 4 orang saja. Besoknya, 2 Januari 2022 yang masih dalam suasana libur tahun baru jumlah kunjungan justru turun, yang hanya 479 orang untuk wisatawan domestik, terdiri dari dewasa 412 orang dan anak-anak 67 orang. Sementara kunjungan wisatawan asing sebanyak 12 orang, terdiri dari dewasa 10 dan anak-anak 2 otang.

Walau minim kunjungan, pihak pengelola tetap melakukan tugasnya dengan baik. Mulai dari menjaga kebersihan, menjaga keindahan taman, melestarikan Hutan Pala serta menjaga kesehatan monyet-monyet yang menjadi daya tarik utama. Daya Tarik Wisata (DTW) yang mengandalkan kelucuan kera dan sejuknya Hutan Pala ini juga disiplin memberlakukan berbagai pengetatan dalam penerapan Protokol Kesehatan (Prokes). “Syarat masuk DTW, bukan masalah bagi para wisatawan. Karena mereka pun tampaknya sudah menjalani prokes,” ucapnya serius.

Untuk memastikan kenyaman para wisatawan, DTW yang berlokasi di Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung ini memang memiliki faslitas prokes yang sangat lengkap. Hal itu, untuk menjamin keselamatan para wisatyawa termasuk pula staff dan karyawan. Semua fasilitas itu diberlakukan secara baik dan benar. Wisatawan, staff dan karyawan serta siapa saja yang memasuki pintu gerbang DTW wajib mengikuti check suhu, selanjutnya melakukan cuci tangan yang ada di depan lobby. “Kami memang serius memberikan rasa aman dan nyaman kepada seriap pengunjung,” ujar Mohon. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us