Di Hutan Monyet Wanagiri Anda Bisa Lakukan Ini

Di Hutan Monyet Wanagiri Anda Bisa Lakukan Ini

Jika sedang berwisata di Bali Utara, dan ingin menyaksikan tingkah polah monyet yang lucu tak perlu jauh-jauh datang ke Monkey Forest Ubud ataupun Sangeh. Cukup datang ke Hutan Monyet Wanagiri, keinginan melihat binatang berkaki empat itu pasti terpenuhi. Monyet-monyet yang hidup dihutan tropis itu tergolong jinak, sehingga para pengunjung bisa memberi makan, bahkan berfoto ria. “Asal jangan membuat mereka kesal dan marah, monyet-monyet itu pasti tak akan galak,” ucap Plt. Kasi Promosi dan Kerjasama Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Tegar Suardana.

Daya Tarik Wisata (DTW yang sangat sejuk dan damai itu berada di Puncak Wanagiri, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Jika datang dari arah Selatan Bali bisa mengambil jurusan Mengwi melalui Danau Beratan Bedugul selanjutnya Pancasari. Nah, setelah jalan tanjakan menuju bukit maka akan bertemu dengan objek wisata Wanagiri, sebuah tempat persinggahan di pinggir jalan raya utama Denpasar-Singaraja. Kawasan ini ditumbuhi hutan tropis lebat dan dihuni oleh ratusan monyet jinak.

Dari Kawasan Wanagiri ini, dapat menyaksikan wisata alam dengan pemandangan Danau Buyan dan Danau Tamblingan. Tersedia areal parkir, warung makanan dan minuman yang bisa digunakan oleh pengunjung untuk bersantai, sambil menikmati tingkah kera-kera yang jinak. Para pengendara dan wisatawan biasanya berhenti di jalan tanjakan Desa Wanagiri untuk memberikan makanan dan berfoto bersama para monyet tersebut. “Selain dikenal sebagai hutan monyet, tempat wisata ini memiliki banyak pohon berumur tua yang tumbuh subur,” sebut Tegar demikian sapaan akrabnya.

Usia pohon-pohon ini diperkirakan sekitar ratusan tahun bahkan ada yang sampai tiga ratus tahun. Pohon-pohon memiliki struktur yang baik, tumbuh lurus ke atas. Konon, pohon-pohon itu tidak bisa tumbuh di tempat lain. Masyarakat lokal juga tidak berani menebang pohon, walaupun pohon telah layu dan mati. Nah, penghuni hutan itu adalah monyet yang biasa dilihat pengunjung. Monyet-monyet di tempat ini merupakan monyet yang cukup jinak, sehingga pengunjung bisa memberikan makanan langsung kepada monyet.

Monyet-monyet ini terbagi menjadi enam kelompok. Satu kelompok mencapai 400 hingga 500 ekor. Monyet di sini memiliki karakter sifat yang baik, tidak nakal, mencuri atau menggigit para tamu, baik lokal maupun asing. Hutan Monyet Wanagiri ini tak hanya diminati wisatawan lokal. Tetapi juga turis asing antara lain, dari Australia, Jerman dan Belanda. “Menurut cerita, sejak dulu monyet-monyet ini liar, namun karena sudah berbaur dengan masyarakat disini, sehingga mereka terkesan baik dan hidup di hutan dengan luas sekitar belasan hektar ini,” papar Tegar.

Kawasan wisata ini memang terletak di jalur perlintasan kendaraan dari Denpasar menuju Buleleng. Maka, wisatawan sendiri harus berhati-hati. Namun, tak usah khawatir. Pasalnya, sudah disediakan tempat parkir kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat. Bahkan, di sepanjang jalan pedagang- pedagang kaki lima dan pedagang acung pun terlihat berjejeran. Ribuan kera ini sendiri hanya terletak hutan bagian kiri jalan saja, sehingga pemandangannya hanya ke satu arah. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us