Dispar Buleleng Gelar Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata

Dispar Buleleng Gelar Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata

Desa wisata menjadi trend kunjungan wisatawan belakangan ini. Maka wajar, belakangan ini banyak bermunculan desa wisata yang menawarkan berbagai keunikan serta keunggulan masing-masing. Satu hal yang terpenting, yakni mengelola desa wisata mampu meningkatkan hidup masyarakat pendukung serta mampu melestarikan budaya serta kearifan lokal yang ada. Majunya desa wisata, mesti bermanfaat bagi masyarakat sebagai pengelola dari desa wisata tersebut.

Kabupaten Buleleng yang kaya dengan desa wisata mengadakan pelatihan pengelolaan desa wisata, Rabu (8/12). Pelatihan yang diselenggarakan oleh Bidang Sumber Daya Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Buleleng memberikan pengetahuan terkait dengan pengelolaan desa wisata. Sedikitnya ada 10 pengelola desa wisata yang ikut dalam pelatihan itu. “Sangat penting meningkatkan kualitas, sebab sektor pariwisata pulih perlahan mulai membaik,” kata Plt Sekdis Dinas Pariwisata, I Gede Sasnita Ariawan saat membuka pelatihan yang dilaksanakan di Puri Saron Hotel, Rabu (8/12).

Pelatihan yang diadakan selama tiga hari mulai 8-10 Desember 2021 itu, berfokus pada pemahaman desa wisata dalam sistem kepariwisataan, pembangunan pengelolaan desa wisata, pengelolaan produk pariwisata berbasis masyarakat dan pengelolaan pariwisata pada masa pandemi Covid-19. “Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional melalui pelatihan pengelolaan desa wisata tahun 2021 ini akan meningkatkan kompetensi SDM yang lebih profesional dalam pemberian pelayanan kepada wisatawan,” ungkap Sasnita.

Para peserta tampak antusias mengikuti pelatihan yang sangat bermanfaat untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru, apalagi di tengah pandemi ini. Berkembangnya desa wisata memiliki dipercaya bermanfaat sebagai sarana promosi produk lokal. Karena itu, semua peserta mengikuti dengan serius. Bahkan, ada beberapa peserta yang sangat aktif menggali informasi yang nantinya dapat diimplementasikan di desanya. Apalagi pelatihan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, sehingga pasti bermanfaat.

Pelatihan pengelolaan desa wisata dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Selain wajib memakai masker dan mencuci tangan, seluruh peserta diawali dengan swab test antigen yang dilakukan oleh petugas khusus. Hal itu, untuk memberikan rasa aman terhadap semua peserta, dan kegiatan ini berlangsung dengan aman. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us