Disparda Badung Berikan Pelatihan Pemandu Wisata Paralayang

Disparda Badung Berikan Pelatihan Pemandu Wisata Paralayang

Sebanyak 15 orang peserta berasal dari kalangan mahasiswa dan umum mengkuti pelatihan Pemandu Wisata Paralayang di Kabupaten Badung 2020. Para peserta diberikan materi pelatihan berupa paralayang sebagai olahraga prestasi, pertolongan pertama pada kecelakaan, keberadaan Fasi Bali, Pembinaan Olahraga Dirgantara dan paralayang sebagai olahraga hobi dan pariwisata. Pelatihan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Pariwisata dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Pariwisata diwakili Sekretaris Dinas Pariwisata, A.A. Yuyun Hanura Enny bertempat di Swissbell Room Kuta, Senin (7/12).

Ketua panitia, Gusti Made Sulistyani melaporkan, maksud dan tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas SDM yang nantinya dapat menjadi pelatih dan pemandu wisata paralayang di Badung. Pelatihan menghadirkan narasumber dari Kasibin Potdirga Lanud I Gusti Ngurah Rai, Unsur dari KONI, Unsur dari PMI dan dari Ketua Pengurus Provinsi PGPI. “Pembukaan dilaksanakan tanggal 7 Desember 2020, sedangkan untuk pelaksanaan di lapangan tanggal 8 Desember serta ujian dilaksanakan pada 21 Desember 2020,” paparnya.

Selain untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dibidang kepariwisataan, khususnya pelatihan olahraga dirgantara, kegiatan ini juga bertujuan untuk mewujudkan program wisata sebagai Sport Tourism olahraga petualang wisata dirgantara. Pelatihan menghadirkan Kepala Seksi Pembinaan Potensi Dirgantara Lanud I Gusti Ngurah Rai Kapten Sus Suryanto, Ketua Pengurus PGPI, perwakilan KONI Bali Risky Widyantoro, para narasumber serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dan para peserta pelatihan.

Plt. Kadis Pariwisata Cokorda Raka Darmawan dalam sambutannya yang dibacakan A.A.Yuyun Hanura Enny mengatakan, wisata paralayang merupakan wahana yang banyak peminatnya di Kabupaten Badung, bahkan di Indonesia dan luar negeri. Di tengah pandemi Covid-19 tentu butuh terobosan baru untuk menghidupkan pariwisata dengan olahraga salah satunya olahraga kedirgantaraan ini yaitu paralayang.

Dengan harapan, wisata sekaligus olahraga ini bisa berjalan ditengah-tengah pariwisata Badung maupun Bali yang dihantam pandemi Covid-19 ini, untuk bangkit dan bergairah lagi. “Saya berharap melalui diklat ini dapat dihasilkan strategi pembinaan bagi atlet paralayang yang dapat mengantarkan atlet- atlet mengukir prestasi yang lebih gemilang,” harapnya seraya menambahkan untuk mencapai suatu yang berprestasi perlu adanya energi dari berbagai komponen baik diluar yang maupun yang ada di dalam organisasi.

Pelatihan pemandu wisata paralayang nantinya diharapkan mampu memberikan daya tarik bagi masyarakat untuk lebih mengenal olahraga paralayang serta menghasilkan atlet dan pelatih yang berkualitas. “Olahraga dirgantara paralayang menjadi wisata petualang sport tourism dan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali khususnya ke Badung. Kami berharap olahraga ini dapat dipromosikan, sehingga, dapat menarik para wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk kembali datang ke Bali khususnya ke Badung,” ungkapnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us