DPRD Jembrana Tetapkan Dua Perda

DPRD Jembrana Tetapkan Dua Perda

Dalam rapat paripurna V DPRD Kabupaten Jembrana menetapkan 2 Ranperda menjadi Peraturan Daerah (Perda). Penetapan tersebut dilaksanakan pada rapat paripurna V DPRD masa persidangan I tahun 2020/2021 yang dipimpin ketua DPRD, Ni Made Sri Sutarmi. Rapat dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha secara virtual diruang di executive room kantor Bupati Jembrana, Senin (7/12). Dua perda yang baru saja ditetapkan itu, antara lain
Perda tentang Pengarusutamaan Gender dan perda tentang Perlindungan dan Pengembangan Komoditas Kakao.

Dalam rapat paripurna tersebut juga menyampaikan hasil Pansus DPRD Jembrana. Penyampaian hasil pansus dibacakan oleh ketua Pansus I, Ida Bagus Susrama yakni tentang Ranperda tentang pengarusutamaan gender. Selanjutnya Ketua Pansus II, I Ketut Suastika terkait Ranperda tentang Perlindungan dan Pengembangan Komoditas Kakao.

Ketua Pansus I Ida Bagus Susrama menyampaikan, DPRD telah merampungkan ranperda itu dengan mengharmonisasi terhadap saran pendapat dan pernyataan yang tertuang dalam pandangan umum fraksi. Selain itu, hasil tersebut juga di sandingkan dengan jawaban Bupati dalam rapat-rapat Pansus serta berdasarkan hasil penyempurnaan beberapa hal dalam Ranperda. “Berdasarkan atas hasil pembahasan pada rapat kerja Pansus dan hasil fasilitas Gubernur, kami akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa Ranperda tentang Pengarusutamaan Gender dapat disetujui untuk ditetapkan menjadi Perda,” ucapnya.

Usai 2 (Dua) Ranperda ditandatangani. Bupati Artha berharap, keberadaan 2 Perda ini nantinya dapat memberikan landasan yuridis terhadap pelaksanaan kewenangan daerah sebagaimana diatur dalam undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah dan dapat mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan daerah di kabupaten Jembrana, khususnya terkait dengan urusan pemberdayaan perempuan dan anak serta urusan pertanian. “Dengan lahirnya Perda tentang Pengarusutamaan Gender diharapkan berdampak positif untuk masyarakat kita di kabupaten Jembrana, khususnya mampu membantu setiap lapisan masyarakat baik laki-laki maupun perempuan untuk dapat bersinergi dalam memberikan kontribusi yang baik dan seimbang dalam proses pembangunan daerah,” jelasnya.

Terkait Perda tentang Perlindungan dan Pengembangan Komunitas Kakao diharapkan dapat membantu dalam upaya meningkatkan kualitas para petani kakao serta dapat memberikan manfaat baik kepada para petani maupun terhadap komunitas kakao itu sendiri. “Dengan Perda ini juga diharapkan menimbulkan kenyamanan dan keamanan bagi para petani serta mampu mengurangi permasalahan yang sering dihadapi oleh komunitas Kakao itu sendiri,”imbuhnya.

Bupati Artha juga mengajak seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Jembrana serta seluruh aparatur pemerintah di Kabupaten Jembrana untuk bersama-sama ikut berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan dilaksanakan secara serentak 2 (dua) hari lagi, tepatnya pada hari Rabu, 9 Desember 2020. “Saya berharap masyarakat yang telah memiliki hak pilih dapat berpartisipasi dengan maksimal. Untuk itu, kita semua harus berperan aktif dalam waktu yang masih tersisa untuk mengajak masyarakat agar menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin daerah kedepan dengan tertib, aman, damai, berkualitas, berintegritas, luber, dan jurdil ,” ujarnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us