Dukung Pariwisata, Puluhan Karya Seni Lukis Digital Dipamerkan di Jimbaran Hub

Dukung Pariwisata, Puluhan Karya Seni Lukis Digital Dipamerkan di Jimbaran Hub

Mengalirnya wisatawan domestik ke Pulau Dewata pada saat Natal dan tahun baru beberapa waktu lalu, sebagai tanda segera pulihnya pariwisata yang berlandaskan budaya ini. Kebangkitan pariwisata Bali sebagai dampak dari pandemi Covid-19, mesti terus diodorong. Karena itu, Superlative Secret Society (SSS) yang melibatkan perupa muda menggelar pameran karya seni lukis digital di Jimbaran Hub. “Pameran ini juga menjadi ajang berbagi informasi seputar dunia Non Fungible Token (NFT),” kata Ilustrator & Founder SSS Arief Witjaksana, Jumat (7/1).

Pameran seni rupa digital ini menyajikan sekitar 50 karya dari 11 ribu karya yang sudah dikumpulkan oleh Gallery Superlative Secret Society. Pemilik karya seni tersebut adalah seniman-seniman muda dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Bali. “Kami bekerjasama dengan para kolektor yang tersebar di beberapa negara, seperti kebanyakan di Amerika, ada di Kanada, Jepang, Euro, Spanyol, Portugal dan negara lain. Semua karya itu sudah tersebar ke negar-negara tersebut melalui media digital, sehingga ini akan mengingatkan mereka kembali bahwa Bali itu sebagai destinasi yang unik,” sebutnya.

Bali disebut Pulau Dewata karena memang indah. Karena itu, Bali sangat digemari para turis, baik domestic maupun mancanegara. Mereka senang ke Bali, kemudian mempromosikan di negaranya. Pameran ini sebagai bentuk dukungan para seniman untuk mengajak para turis mancanegara kembali datang ke Bali. “Mereka datang tak hanya menikmati karya seni yang ada di gallery saja, tetapi juga menikmati Bali. Ini modal awal untuk mengenalkan kembali buat para calon wisatawan agar datang ke Bali kembali,” ucapnya.

Arif mengatakan, SSS memberikan kesempatan agar karya yang para seniman lebih dikenal, dihargai, dan diapresiasi oleh banyak orang, bahkan sampai ke penjuru dunia. Hal ini dapat mengubah hidupnya. Oleh karena itu, Arief ingin mengajak setiap seniman dan juga pekerja seni di industri kreatif untuk lebih mengenal NFT, serta memiliki kesempatan yang sama dan mengambil peluang tersebut untuk unjuk gigi memperkenalkan karya seni mereka lebih luas secara tidak terbatas, hingga ke mancanegara.

CEO & Founder SSS, Prasetyo Budiman setelah bersua di dunia maya, SSS mempertemukan para seniman lokal Indonesia pada pre-opening Superlative Gallery di Jimbaran Hub ini. “Kami melakukan sosialisasi NFT bekerjasama dengan Jimbaran Hub, untuk bertemu dan mengajak seniman lokal di Bali agar hadir pada pembukaan Superlative Gallery nanti. Kami juga ingin membagikan banyak informasi menarik dalam kegiatan sharing session, seputar karya seni digital,” ujarnya.

SSS dibangun April tahun lalu, dan mulai aktif pada Juni 2021. SSS sebagai wadah terbuka bagi setiap seniman untuk memperkenalkan hasil karya seni mereka. Terkait pencapaian, keberhasilan SSS dalam menjual 11.110 avatar karya seni koleksi pertamanya, yang ludes hanya dalam kurun waktu 2 menit. Atas tren positif ini, harga per gambar NFT yang dijual SSS di sejumlah platform blockchain menembus angka 0,24 ETH atau sekitar hampir USD 1000 per gambarnya. “SSS terjun ke bursa NFT lebih dikenal di mancanegara. Melalui moment ini memperkenalkan diri kepada seniman di Indonesia, agar karya seni Putra dan Putri Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk membuka peluang lebih luas, tidak hanya di dalam negeri tetapi sampai ke luar negeri,” harapnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us