Event Budaya di Sangeh Monkey Forest

Event Budaya di Sangeh Monkey Forest


Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Sangeh Monkey Forest sedang merancang sebuah event sebagai ajang berpromosi untuk menarik kunjungan wisatawan lebih banyak lagi. Event yang bakal dirancang sebuah aktivitas budaya yang dikemas melalui kegiatan memberi makan monyet, penghuni Hutan Pala di DTW tersebut. “Kami akan menggelar sebuah acara pemberian makanan monyet. Untuk namanya akan disesuaikan dengan acaranya, karena itu akan diprogramkan manjadi ajang tahunan,” kata Manager Operasional DTW Sangeh Monkey Forest, Made Mohon, Rabu (6/4).

Ide itu muncul, jelas Made Mohon, ketika perayaan Nyepi tahun Caka 1944 atau pada 3 Maret 2022 lalu, masyarakat Sangeh membuat ogoh-ogoh menggunakan bahan dari buah-buah lalu di arak di DTW Sangeh. Stelah diupacarai, buah-buah itu kemudian diberikan kepada monyet-monyet yang jumlahnya sekitar 700 ekor monyet. Ogoh-ogoh buah itu dibuat, sebagai pengganti ogoh-ogoh berwujud Bhyutakala yang biasanya diarak pada saat Pengrupukan, sehari sebelum Nyepi sebagai nyomya bhutakala. “Karena masih masa pandemic Covid-19, ada himbauan dari pemerintah untuk tidak mengarak ogoh-ogoh, sehingga membuat ogoh-ogoh,” papar mohon.

Untuk jadwal pelaksanaannya, kemungkinanan beretepatan dengan Hari Tumpek Kandang, otonan binatang. Namum, itu akan dilaksankan sekali dalam setahun. Ogoh-ogoh itu akan ditata sesuai dengan tema yang akan diangkat. Bahan-bahannya, akan membeli dari kebun-kebun masyarakat setempat, sehingga berdampak pada para petani di Desa Sangeh. “Sekarang ini, hanya untuk pembuatan video dalam rangka lomba desa wisata dan dijadikan moment untuk merespon masyarakat dalam acara kedepannya,” paparnya.

Menurut Made Mohon, pada saat ini, kunjungan wisatawan masih rendah walau maskapai asing sudah mulai mendarat di Bandara Ngurah Rai Bali. Kunjungan wisatawan masih didominasi wisatawan domestic dan masyarakat local pada hari libur. Berdasarkan catatan pengelola, jumlah kunjungan di bulan Maret 2022 ini ditutup dengan angka 2.287 orang. Jumlah itu terdiri dari wisatawan domestic dewasa sebanyak 1.775 orang dan anak-anak 233 orang. Sementara untuk wisatawan mancanegara terdiri dari dewasa sebanyak 271 orang dan anak-anak 8 orang. “Mudah-mudahan libur Lebaran nanti ada peningkatan kunjungan wisatawan,” harap Made Mohon. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us