Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Tertua di Unud

Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Tertua di Unud

Fakultas Ilmu Budaya (FIB), dahulu namanya Fakultas Sastra, merupakan fakultas tertua di lingkungan Universitas Udayana (Unud). Keberadaan Fakultas Ilmu Budaya sangatlah penting karena telah banyak melahirkan alumni yang telah meduduki peran penting di masyarakat. Tidak hanya di Bali, tetapi juga di Indonesia maupun luar negeri. “Unud ada berbagai target yang akan dilaksanakan. Untuk mencapai hal tersebut perlu adanya kerja sama dari semua pihak,” kata Rektor Unud Prof. I Nyoman Gde Antara dalam sambutannya pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-63 FIB dan BKFIB Ke-40 tahun 2021, Kamis (30/9) lalu.

Untuk itu FIB diharapkan dapat mendukung berbagai program dimaksud melalui peningkatan kinerja. Unud memiliki rencana untuk pembangunan beberapa gedung Dekanat, pengembangan asrama mahasiswa dan lecture building di Kampus Jimbaran yang diharapkan dapat merubah wajah Unud ke depan.

Dekan FIB Dr. Made Sri Satyawati, SS., M.Hum menyampaikan FIB merupakan fakultas tertua yang merupakan cikal bakal Unud. Program yang terlahir di Universitas ini semua diawali dari FIB Unud baik itu program Sarjana, Magister maupun Doktor. FIB Unud merupakan fakultas yang mengelola dua jenis program studi, yaitu bahasa dan budaya. Semua kegiatan yang direncakanan dan dikerjakan adalah seluruh kegiatan yang berkaitan berdasarkan kedua hal tersebut, sehingga semua pengelolaan yang dilakukan di FIB berdasarkan kebijakan Kementerian dan Rektor Unud baik yang terkait dengan akademik, sumber daya manusia dan keuangan.

Melalui tema yang diusung tahun ini diharapkan dapat mengisyaratkan, FIB harus dimaknai sebagai kampus pewahyu rakyat untuk menjadikan FIB semakin maju. Proses pengajuan cagar budaya yang dilakukan FIB sudah mendapatkan rekomendasi menjadi cagar budaya di tingkat kota provinsi. Nantinya mahasiswa baru dapat dikawal proses pendidikannya dan raihan prestasinya dalam bidang akademik maupun non akademik, sehingga proses berjalan dengan baik. Output yang baik juga sangat mempengaruhi capaian kinerja fakultas dan tentunya juga universitas. Selain itu mahasiswa dalam melaksanakan Pendidikan di FIB juga bertanggung jawab atas isi proses pembelajaran, sehingga diharapkan dapat melakukan penelitian yang dapat memperkaya bahan perkuliahan dan penelitian yang dapat diabdikan kepada masyarakat.

Ketua Panitia Dr. Putu Sutama, MS menyampaikan, pelaksanaan Dies Natalis tahun ini dilaksanakan dengan berbagai kegiatan diantaranya pengabdian kepada masyarakat dengan menyasar sekolah menengah baik SMA maupun SMK yang tersebar di seluruh Bali. Itu dilakukan melalui kegiatan daring, melakukan ziarah rutin ke taman pahlawan Bapak Roelof Goris yang ada di Bukit Jimbaran, Apel Bendera secara virtual, Orasi Ilmiah, seminar dan temu alumni, peluncuran buku dan bedah buku hasil karya dosen FIB serta kuliah umum bagi mahasiswa baru S2 maupun S3. Dalam kepemimpinan Rektor baru ini, FIB diharapkan akan mendapatkan satu anugerah menuju pada satu kesatuan yang mampu berkompetisi baik secara internal maupun eksternal.

Puncak perayaan Dies ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pemutaran video ucapan selamat, penampilan UKM Simponi serta penyerahan penghargaan mahasiswa berprestasi FIB Unud tahun 2021. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us