Garansi Bagi Investor untuk Berinvestasi di Badung

Garansi Bagi Investor untuk Berinvestasi di Badung

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa menandatangani Komitmen Peningkatan Kapasitas Pelayanan Publik dan Sharing Session bersama Hermawan Kartajaya Founder & Chairman Markplus.Inc bertempat di Lobi Mal Pelayanan Publik, Senin (29/3). Kegiatan yang mengambil tema “Internalisasi Prinsip-Prinsip Pelayanan Prima Yang Berkinerja Tinggi dan Berintegritas” ini juga dihadiri oleh para petugas di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Badung dan diikuti oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung (secara virtual).

Sekda Adi Arnawa mengatakan, apa yang dilakukan Pemkab Badung melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) patut diapresiasi karena diketahui bersama saat pandemi Covid-19 ini pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan drastis. Tentu yang paling penting dilakukan sekarang ini adalah melakukan evaluasi kedalam, lebih-lebih Kabupaten Badung ini ekonominya hidup dari sektor jasa, di luar dari sumber daya alam.

Artinya Pemkab Badung berharap besar untuk bagaimana sebanyak-banyaknya orang untuk berinvestasi ke Badung, karena itu menjadi modal dasar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Badung. “Dengan banyaknya yang berinvestasi di Badung, tentunya berimplikasi kepada peningkatan pendapatan yang tentu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini membuka kita, memberikan ruang kepada trainer yang luar biasa, kelas dunia Bapak Hermawan Kartajaya, mudah-mudahan nanti ada program lanjutan dalam rangka meningkatkan kapasitas aparat terutama yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di Mal Pelayanan Publik,” jelas Sekda Adi Arnawa.

Kalau hal tersebut terwujud, tentunya dapat menjadi garansi bagi Kabupaten Badung kepada dunia internasional, kepada masyarakat pelaku usaha maupun kepada investor untuk melakukan investasi di Badung sehingga ini menjadi kunci penting merupakan garda terdepan, wajahnya Kabupaten Badung. “Ketika kita tidak bisa memberikan pelayanan yang prima dan pelayanan yang cepat, tentunya akan membuat investor itu ragu-ragu untuk berinvestasi. Momentum ini sangat bagus sekali terutama kita di Kabupaten Badung untuk mulai mendorong geliat ini sehingga ASN yang ada di Badung tidak diam, tidak pesimistis, masih ada optimisme untuk kedepan walaupun dalam kondisi yang cukup berat ini,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala DPMPTSP Agus Aryawan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Hermawan Kartajaya atas komunikasi timnya dengan pihak DPMPTSP di Badung dapat dilaksanakan dan direalisasikan. Kehadiran dari Hermawan Kartajaya ini sebagai momentum yang sangat strategis di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, karena orang yang berkunjung ke mal pelayanan publik turun drastis sejak 1 tahun masa pandemi yang tentunya sangat berdampak pada perkembangan ekonomi dan pembangunan di Kabupaten Badung.

Disamping karena lesunya perekonomian, penerapan PPKM juga sangat berpengaruh terhadap menurunnya tingkat investasi di wilayah Kabupaten Badung. “Kegiatan pada hari ini kami berharap ada satu semangat baru, ada aura positif untuk bangkit dari kondisi pandemi Covid-19, terutama perekonomian masyarakat karena sebagaimana arahan Bapak Presiden kepada seluruh pemerintah Kabupaten/Kota se-Indonesia salah satu yang bisa didorong untuk kita bangkit adalah bagaimana meningkatkan ekspor dan bagaimana meningkatkan investasi,” ujarnya.

Meningkatkan ekspor, sektor riil ini akan langsung menggerakkan perekonomian masyarakat dan demikian pula investasi diberikan kemudahan, diberikan pelayanan terbaik, tentu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah yang muaranya pada kesejahteraan masyarakat. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us