Hadir di Denpasar, Mal Living World Sajikan Beragam Produk UMKM Bali

Hadir di Denpasar, Mal Living World Sajikan Beragam Produk UMKM Bali

Sejak dibukanya penerbangan internasional ke Bali 14 Oktober lalu, berbagai kegiatan kepariwisataan terus bermunculan. Termasuk melanjutkan proyek-proyek yang sempat tertunda akibat pandemic atau membangun yang baru. Sebut saja, Kawan Lama Group yang tengah merampungkan proyek mal Living World ketiganya di Kota Denpasar. “Saat ini sudah memasuki tahap finishing, ditandai dengan upacara Topping Off pada Jumat, 22 Oktober 2021 lalu,” kata Business Development Director, Sugiyanto Wibawa dalam zoom conference, Selasa (26/10).

Di tengah kondisi pandemi saat ini, Kawan Lama Group selaku pengembang Living World Bali tetap optimis dalam merampungkan pembangunan. Berdasarkan data yang disampaikan oleh Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), meskipun cenderung lambat, tetapi tingkat kunjungan pusat perbelanjaan di berbagai daerah naik secara bertahap seiring dengan membaiknya kondisi saat ini. Bahkan, setelah PPKM mulai dilonggarkan, awal bulan Oktober rata-rata kunjungan ke pusat perbelanjaan meningkat hingga 40% dari kondisi normal sebelum pandemi.

Data APPBI Bali, dari total 14 pusat perbelanjaan di Bali tingkat kepatuhan implementasi PeduliLindungi sudah mencapai lebih dari 80%. Hal itu semakin memantapkan langkah Kawan Lama Group untuk terus berinvestasi di Bali. Kawan Lama Group optimis bahwa pada saat Living World Bali mulai beroperasi di penghujung tahun 2022, situasi dan kondisi sudah berjalan normal dan baik kembali. “Kami optimis terhadap dukungan pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional, serta program percepatan vaksinasi yang telah menjangkau lebih dari 50% penduduk Indonesia untuk vaksin dosis pertama akan membantu bisnis mal untuk segera pulih,” ucapnya.

Shopping center ini berdiri di atas lahan seluas ±3,5 hektar dengan luas bangunan mal dan area parkir sekitar 120.000 m2 ini mencapai nilai investasi hingga Rp 800 miliar dan direncanakan untuk mulai beroperasi pada akhir tahun 2022. Living World Denpasar Bali ini berfokus pada tenant di segmen home living, home improvement, & lifestyle seperti ACE, INFORMA, Krisbow, Toys Kingdom, hingga Pet Kingdom. “Living World Bali menghadirkan keunikan arsitektur bernuansa tradisional Bali yang menyatu dengan konsep terbaru dari tenant restoran, kafe dan entertainment. Mulai dari zona khusus “Asian Market” yang kental dengan budaya Bali, baik dari arsitektur dan hadirnya beragam produk UMKM Bali,” paparnya.

Kemudian berbagai gelaran acara dan kegiatan-kegiatan tradisional Bali yang diselenggarakan di area amphitheatre Living World Bali. Hingga revitalisasi area pinggir Sungai Bindu yang berada tepat di samping Mal sebagai pusat kegiatan outdoor, area kuliner terbuka, dan venue untuk berbagai acara komunitas. “Seluruhnya akan memperkuat posisi Living World Bali sebagai salah satu icon terbaru di Pulau Bali,” ujarnya.

Mall Director & Design Development, Jannywati menambahkan, secara keseluruhan, Living World menerapkan konsep circular economy. Salah satunya melalui program energy saving kelistrikan yang diterapkan dalam smart design building ini setara dengan pengurangan gas emisi CO2 hingga 3.280 Ton per tahun. Hal ini sejalan dengan komitmen Kawan Lama Group untuk mengembangkan bisnis dan pertumbuhan yang berkelanjutan (sustainable businesses), dan juga target pemerintah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 20% pada tahun 2030. “Kami harap kehadiran Living World Bali dapat memberi kontribusi untuk kebangkitan geliat ekonomi di Bali, termasuk bagi UMKM di Kota Denpasar dan sekitarnya,” ungkapnya.

Pihaknya memproyeksikan, kehadiran mal ini akan menyerap hingga 2.000 tenaga kerja lokal. Apalagi lokasi mal yang strategis serta kelengkapan fasilitas di mal ini akan memacu pertumbuhan nilai usaha ritel serta penyerapan tenaga kerja. Ini menjadi proyek mal Living World ketiga Kawan Lama group, setelah berhasil pertama di Alam Sutera, Tangerang (2011) dan di Pekanbaru (2018). “Konsepnya new gate to new lifestyle, Living World Bali hadir untuk menjawab kebutuhan gaya hidup masyarakat Bali yang berada di area Denpasar, Kuta, Ubud dan sekitarnya,” tutup Mall Director, Theresia Setiadjaja. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us