Ibu-ibu Belajar Buat Pejati dan Dapetan Tumpeng Pitu

Ibu-ibu Belajar Buat Pejati dan Dapetan Tumpeng Pitu

Kaum perempuan Bali mesti eksis di tengah pandemi. Karena itu, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) pembuatan Banten Pejati dan Dapetan Tumpeng Pitu (7). Acara ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Nyoman Ayu Wiratini di Gedung Layanan Sastra Mangutama Wali Pustaka Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Senin (20/9).

Bintek ini menghadirkan narasumber Gusti Agung Istri Parwati dari Kementerian Agama Kabupaten Badung. Sementara peserta terdiri dari para ibu Dharma Wanita serta staf dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung. “Kegiatan ini untuk menghidupkan eksistensi perempuan Bali ditengah Pandemi Covid-19,” kata Ketua Panitia, Ni Made Dartini dalam laporannya.

Maksud dan tujuan dari bimtek ini, untuk tetap menggerakkan eksistensi perempuan Bali dan ikut mengajegkan seni adat dan Budaya Bali di tengah arus gelombang dunia global. Bintek ini dilaksanakan hanya satu hari. Para peserta yang berjumlah 20 orang terdiri dari para ibu dharma wanita dan para staf dari lingkungan Dinas Kearsipan Kabupaten Badung. “Kami berharap kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan bimbingan teknis pelestarian budaya dalam pembuatan pejati dan dapetan tumpeng pitu ini dapat mengikuti dengan baik. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang positif bagi semua,” pungkasnya.

Nyoman Ayu Wiratini mengatakan, walau ditengah pandemi Covid-19 untuk tetap menjaga nafas kehidupan perempuan Bali maka mencoba dan terus bergerak bersama untuk menjaga adat seni dan budaya Bali. Mejejaitan atau Pembuatan bebantenan dan Banten yang menjadi sarana dan kelengkapan dalam upakara dan upacara di Bali tentu menjadi roh bagi perempuan Bali. “Ini juga sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan Pemerintah Wajib Untuk Menjamin Kelangsungan Penyelenggaraan Perpustakaan Sebagai Pusat Dan Sumber Belajar Sehingga Terjaminnya Layanan Secara Merata,” paparnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us