Ini Cara Hotel di Kawasan Nusa Dua Sambut Wisman

Ini Cara Hotel di Kawasan Nusa Dua Sambut Wisman

Meski penerbangan internasional ke Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali telah dibuka untuk Wisatawan Mancanegara (Wisman) Kamis, 14 Oktober 2021, kemarin, namun bokingan kamar hotel belum bergerak khususnya untuk kunjungan wisman. “Saat ini, kami belum menerima bookingan kamar khususnya untuk wisman namun hinga saat ini belum ada yang memesan kamar untuk bulan berikutnya atau tahun depan,” kata General Manager (GM) Grand Whiz Nusa Dua, Wayan Suwiryatama, Jumat (15/10).

Beberapa palanggan dari luar negeri memang ada yang menanyakan kebenaran dibukanya penerbengan internasional, tetapi mereka belum menyatakan akan memesan kamar untuk kunjungan ke Pulau Dewata. Padahal, Grand Whiz Nusa Dua yang berlokasi di kawasan Zona Hijau di The Nusa Dua telah menjalankan tatanan kehidupan era baru dengan menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) secara ketat. “Untuk menyambut wisatawan, kami selalu siap. Itu karena Grand Whiz Nusa Dua tak pernah tutup, selama pandemic Covid-19 ini,” sebutnya.

Untuk menyambut wisman maupun wisnu hotel telah menyiapkan maintenance property secara berkesinambungan perijinanan, staffing, refresh trainning, update signage dan Standard Operational Procedure (SOP) tentang penanganan Covid-19. “Kami melakuka penerapan prokes sesuai dengan yang diterbitkan pemerintah. Namun, yang terpenting dari semua itu, kami mengajak semua tamu termasuk staff, karyawan dan partner hotel untuk disiplin menerapkan prokes dan mengingatkan melalui stiker, disetiap publik area, termasuk di kamar. Kalau di kamar bisa sampaikan lewat vedio ataui TV,” ungkapnya.

Marketing Communication Manager MERUSAKA (dulu Inaya Putri), Patrisia Wikan mengatakan, setelah dibukanya pariwisata internasional untuk Bali belum ada wisatawan yang memesan kamar saat itu untuk karantina. Tetapi, wisman sudah banyak yang bertanya atau melakukan cek harga kamar, bahkan memesan kamar secara online. “Kami sudah menerima bokingan, tetapi kebanyakan untuk tahun depan. Namun, saya belum sempat mengecek, apakah itu bookingan sudah dari lama atau baru bersamaan dengan border ini dibuka,” ucapnya.

Patrisia Wikan mengatakan, MERUSAKA telah melakukan persiapan secara matang, khususnya terkait penerapan prokes. Kesiapan itu dilakukan untuk menyambut kedatangan wisatawan yang akan bekerja dari Bali atau yang dikenal dengan Work From Bali (EFB). Artinya, hotel tidak hanya menerima kunjungan wisatawan saja, tetapi juga memfasilitasi tamu dalam menjalani tatanann kehidupan era baru, memberikan edukasi penerapan prokes, sehingga mampu menciptakan rasa aman. “Kami ada informasi untuk mengingatkan semua tamu yang masuk ke hotel, bahwa kita sedang menjalani tatanan kehidupan era baru di masa pandemi. Semua mesti mengubah prilaku dalam menjaga kesehatan,” paparnya.

Intinya, Hotel Bintang 5 ini mengusung konsep baru untuk memuaskan lima indra, peraba, penglihatan, penciuman, pendengaran, serta pengecap. Hal itu dapat dirasakan di beberapa ragam menu makanan dan minuman baru, amenities baru, serta beberapa fasilitas yang telah diperbaharui, seperti spa yang memiliki pemandangan laut ataupun river pool, restoran dan kolam renang di pinggir pantai. “Informasi mengenai prokes melalui link ini kami sertakan di booking confirmation untuk tamu, sehingga sebelum mereka tiba di hotel, mereka sudah tahu prokes apa yang dijalankan di hotel,” tegasnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us