Ini Jawaban Bupati Mahayastra pada PU Fraksi DPRD Gianyar

Ini Jawaban Bupati Mahayastra pada PU Fraksi DPRD Gianyar

Pembahasan 4 Raperda Kabupaten Gianyar terus berlanjut. Hari ini, Senin (22/11) dalam Rapat Paripurna III masa persidangan I tahun 2021 Bupati Gianyar I Made Mahayastra menyampaikan jawaban atas Pemandangan Umum (PU) fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Gianyar yang disampaikan sebelumnya, Senin (15/11) lalu.

Sebanyak 4 raperda tersebut tentang Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Bangunan Gedung. Rancangan Peraturan Daerah tentang Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung. Rancangan Peraturan Daerah tentang Retribusi Perpanjangan Pengesahan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing. Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko di Kabupaten Gianyar.

Mengawali jawabannya, Bupati Mahayastra mengatakan bahwa segala pendapat dan saran ataupun pertanyaan dalam PU fraksi dilandasi rasa tanggung jawab demi terwujudnya masyarakat Gianyar yang lebih baik. “Saya yakin bahwa berbagai pendapat, saran dan pertanyaan yang disampaikan dalam pandangan umum, dilandasi oleh adanya rasa tanggung jawab untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Gianyar. Saya berharap kebersamaan, kekompakan dan kemitraan dapat secara terus menerus kita pelihara dan jaga secara berkesinambungan,” ujarnya.

Menjawab pertanyaaan fraksi PDI Perjuangan yang mengatakan menerima Raperda dan akan melakukan pembahasan lebih lanjut, Bupati Mahayastra menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Fraksi PDI Perjuangan, yang telah menerima keempat Rancangan Peraturan Daerah tersebut. Terhadap Raperda tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko di Kabupaten Gianyar.

Bupati Mahayastra mengatakan dalam Rangka Peningkatan Ekosistem dan Kemudahan Berusaha di Kabupaten Gianyar, sangat diperlukan demi peningkatan kualitas pelayanan terpadu satu pintu dan untuk menjamin kepastian hukum dalam penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis resiko. Untuk itulah disusun Peraturan Daerah tentang penyelenggaraan perizinan di Kabupaten Gianyar.

Bupati Mahayastra juga memaparkan jumlah tenaga kerja asing di Kabupaten Gianyar. “Saat ini jumlah Penggunaan Tenaga Kerja Asing di Kabupaten Gianyar Tahun 2020 sebanyak 131 Orang TKA dan Tahun 2021 sampai dengan bulan Oktober sebanyak 96 Orang TKA. Ini merupakan salah satu potensi sebagai sumber-sumber pendapatan daerah yang penting guna membiayai penyelenggaraan Pemerintah Daerah,” paparnya.

Bupati Mahayastra juga mengucapkan terima kasih kepada fraksi Indonesia Raya karena telah menyepakati substansi dari keempat Perda tersebut. Meski demikian, Mahayastra juga menerima saran Fraksi Indonesia Raya dimana dalam rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar tentang Penyelenggaraan Bangunan Gedung (PBG) diatur tentang pembinaan penyelenggaraan Bangunan Gedung yang wajib dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya penyelenggaraan Bangunan Gedung PBG.

Ditegaskannya pula bahwa pelaksanaan perda tersebut sesuai perundang-undangan yang menggunakan aplikasi Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA).
”Perda ini merupakan pelaksanaan dari Ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang menggunakan sistem aplikasi secara on line yaitu OSS RBA dalam hal mengurus Kemudahan Perizinan Berusaha dan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung dalam hal mengurus Permohonan Persetujuan Bangunan Gedung sehingga masyarakat dapat melihat proses yang ada secara transparan,” pungkas Bupati asal Melinggih Payangan tersebut. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us