Inna Sindhu Beach Hotel & ResortTerapkan Prokes dengan Konsep Green Hotel

Inna Sindhu Beach Hotel & ResortTerapkan Prokes dengan Konsep Green Hotel

Jika akan menginap dan tinggal di Inna Sindhu Beach Hotel & Resort siapkanlah waktu lebih untuk bisa mengikuti berbagai persyaratan yang ada. Maklum, di masa pandemi ini semua mesti sadar untuk menjalani tatanan kehidupan era baru, termasuk wisatawan yang akan menginap dan tinggal agar aman dan nyaman. Itu karena, hotel yang berada di kawasan Pantai Sindhu, Sanur itu selalu menempatkan kesehatan dan keamanan sebagai prioritas utama. Standar tinggi kebersihan hotel diterapkan secara ketat dan konsisten untuk mewaspadai dan mencegah penularan Covid-19 dengan melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat.

Setelah melapor pada petugas keamanan, wisatawan dan siapa saja yang datang ke hotel wajib mencuci tangan terlebih dahulu. Fasilitas itu berada di depan lobby lengkap dengan petunjuk berupa tulisan dan dipertegas dengan gambar. Para pengunjung hotel harus men-download aplikasi PeduliLindungi agar bisa masuk ke hotel. Setelah memasuki lantai lobby, wajib mengukur suhu secara otomatis, selanjutnya menuju meja receptionist untuk menyampaikam maksud kedatangan ke hotel. Namun, sebelum itu, para tamu wajib membersihkan tangan dengan handsanitizer.

Hal itu tidak hanya berlaku bagi para tamu yang menginap, standar keamanan dan kesehatan ini juga diterapkan bagi para tamu restoran, tamu yang menyelenggarakan pertemuan dan acara, hingga tamu yang memanfaatkan segala fasilitas hotel lainnya. Termasuk juga para staff dan karyawan. “Walau staff dan karyawan sudah semuanya mendapatkan vaksin, namun semua itu tetap berlaku untuk menjamin keamanan dan kenyamanan bagi para tamu. Dalam melayani tamu, semua karyawan memakai Alat Pelindung Diri (APD), sehingga aman bagi para tamu dan aman juga bagi diri sendiri,” ungkap General Manager, I Nyoman Yuda Wirawan, kemarin.

Fasilitas prokes selalu dipantau untuk memastikan tetap berfungsi. Sementara aktivitas prokes seperti penyemprotan cairan desinfektan ke seluruh area hotel. Termasuk pengukuran suhu tubuh tamu sebelum memasuki hotel. Selain itu, penyemprotan koper atau tas tamu sebelum masuk ke lobby hingga persediaan masker, hand sanitizer dan tisu antiseptik secara gratis untuk tamu. Begitu sampai di lobby hotel, prokes yang sama tetap diterapkan, bahkan ditambahkan dengan pemasangan stiker jaga jarak antrian.

Tamu yang akan menginap, dipastikan mendapatkan informasi kalau ruangan yang mereka tempati itu aman dari virus. Kamar-kamar yang telah terisi sebelumnya dibersihkan secara total. Begitu tamu check out, dalam satu hari dibuka seluruh ruangan dan pintu agar udara sehat bisa masuk. Setelah itu, dibersihkan dengan disinfectant yang lakukan secara total. “Saya memasang seal security di depan kamar. Disitu ada tulisan disini sudah disinfectant. Dengan begitu, siapapun bekasnya sudah konfiden. Itu dilakukan sehari, dan besoknya sudah bisa menerima tamu kembali,” papar pria kalem ini.

Di kawasan restoran, karyawan juga mengukur suhu badan tamu yang masuk ke areal restoran. Pembatasan tamu yang makan dalam satu meja juga diatur. Untuk pemesanan menu makanan dilakukan secara online, menggunakan scan barcode untuk melihat menu. Sementara bagi petugas yang menyajikan makanan menggunaan masker, face shield dan slop tangan (hand glove), untuk menciptakan rasa nyaman. “Penerapan Standard Operational Procedure (SOP) normal baru terus kami awasi, dan kontrol secara berkala. Kami lakukan perubahan jika memang diperlukan, serta tetap terus mengamati perkembangan dan anjuran pemerintah,” paparnya.

Inna Sindhu Beach Hotel & Resort juga telah mengantongi Sertifikat Era Baru dan Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dengan label itu, hotel dengan suasana asri ini selalu siap untuk menyambut kedatangan tamu di era normal baru ini. Hotel dengan 61 kamar dengan tipe deluxe, bungalow, dan junior suites dan faslitas Bubu Chill & Grill siap untuk memenuhi kebutuhan tamu akan hidangan lezat yang tersedia kapanpun tamu inginkan. Satu hal yang menarik, tamu dapat mengakses Room Service untuk memperoleh berbagai santapan lezat, tanpa meninggalkan kamar hotel.

Satu hal yang menarik dari system penerapan prokes di hotel ini, yakni memadukan dengan konsep Green Hotel merupakan program Dinas Pariwisata Kota Denpasar yang disosialisasikan jauh sebelum pandemi. Konsep green yang tak hanya mengedepankan dari segi penghematan, tetapi juga mengedepankan local genius sesuai dengan Tri Hita Karana, hubungan harmonis anara manusia dengan lingkungan, sesama juga dengan Sang Pencipta. Inna Sindhu Beach Hotel & Resort yang telah menerapkan Green Hotel ternyata bermanfaat di masa pandemi ini.

Sebut saja dalam menata lingkungan dengan menyiapkan fasilitas terbuka. Wisatawan ternyata lebih memilih ruang-ruang terbuka untuk melakukan kegiatan meeting atau pun sekedar bersantai. Apalagi di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini, wisatawan lebih banyak memilih tempat di luar ruangan yang luas, sejuk dan nyaman. Sirkulasi udara terjadi terus menerus, segar dan dari sisi penghematan sangat bagus. Sebab, tidak memakai AC dan lampu. Di sekitarnya juga banyak tumbuhan itu yang dapat memberikan suasana nyaman. “Kalau di dalam ruangan mereka merasa kurang nyaman, karena dalam satu AC maka sedikit takut,” terangnya.

Dengan penataan taman bunga, pohon rindang, kebun menarik dan bangunan terbuka, sehingga wisatawan lebih bertahan tingal di luar. Mereka merasa lebih sehat, dan udara yang dihirup benar benar segar dan sehat dari pada di dalam ruangan dengan air condition. Dari sisi pengehematan juga sangat pasti. “Kami menginstruksikan kantor-kantor yang memiliki jendela dan pintu dibuka, asalkan nyaman. Dari 8 – 10 jam bekerja, dan hanya 5 jam dipakai untuk udara sehat, itu akan sangat bermanfaat untuk kesehatan. “Dulu ada tamu grup yang ingin tetap meeting, tetapi tidak mau di dalam ruangan. Mereka mau semi terbuka, seperti wantilan,” ungkapnya.

Dalam ruangan terbuka itu, para peserta meeting bisa menjaga jarak, semakin bagus, teratur, sirkulasi udara terus-menerus menyebabkan mereka lebih enak. “Beberapa hari kedepan ini, kami juga menerima pesanan meeting di ruang terbuka dari Jaringan Ekowisata Desa (JED). Alasannya memilih ruang terbuka, agar berkumpul bisa, namun tetap dengan menjaga jarak serta sirkulasi udara yang segar,” paparnya seraya menambahkan pihaknya melakukan kerjasama dengan klinik dan memliki ruangan untuk medical room untuk tamu kalau ada yang tidak merasa nyaman di kamar. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us