Isoter Lebih Baik, Asupan Makanan dan Obat-obatan Terpenuhi

Isoter Lebih Baik, Asupan Makanan dan Obat-obatan Terpenuhi

Kondisi kesehatan masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan tanpa gejala atau gejala ringan mesti dipantau dengan baik. Hal itu untuk memastikan mendapatkan asupan makanan dan obat-obatan terpenuhi. Karena itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa bersama TNI dan POLRI melakukan pemantauan penjemputan warga yang terkonfirmasi Covid-19 untuk menjalani Isolasi Terpusat (Isoter) di tempat yang sudah disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. “Keselamatan warga masyarakat adalah panglima tertinggi bagi kami di Pemkab Badung,” ujar Sekda Adi Arnawa disela pemantauan, Jumat (20/8).

Kehadiran Sekda Adi Arnawa sebagai motivasi untuk masyarakat yang sudah terkonfirmasi untuk masuk isoter. Dengan turun langsung dengan TNI dan Polri setidaknya ada keinginan melakukan isoter. Cukup meningkat masyarakat yang melakukan isoter, karena itu Pemkab Badung sudah menyiapkan beberapa hotel dan akan ditambah lagi dan sudah diperintahkan Kadiskes Badung. “Karena saat ini kesadaran masyarakat untuk melakukan isoter ini sudah meningkat, rata- rata tiap hari kurang lebih ada 60 masyarakat yang masuk untuk melaksanakan isoter,” jelasnya.

Menyiapkan tempat isoter seperti ini, selain mengikuti arahan pemerintah pusat, Pemkab Badung juga tidak ingin mengambil risiko lebih jauh jika tidak memusatkan yang isolasi pada satu tempat. Keuntungan dari memusatkan yang isolasi pada satu tempat sangat banyak, pertama mudah memantau perkembangan kondisi mereka, asupan makanan minuman dan obat-obatan mereka terjaga serta sesuai kebutuhan. Kedua, mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 tetapi tidak bergejala ataupun memiliki gejala ringan memastikan agar mereka tidak memaparkan virus kepada yang lain. “Semua ini tegak lurus dengan pemerintah pusat berkenaan dengan urusan kesehatan dan keamanan masyarakat di Kabupaten Badung,” tegasnya.

Salah seorang peserta isoter mengakui hal ini. Dia berterima kasih karena dijemput dan ditempatkan di lokasi isoter yang tidak jauh dari rumah. Keluarganya tidak takut tertular, dia bisa dengans emsama dan fokus pada penyembuhan karena obat dan makanan tersedia. lagipula, dia bisa terhubung dengan keluarganya lewat HP. Meski mengalami gejala ringan, sebagai orang yang terpapar, dia mengingatkan agar masyarakat lebih taat prokes sehingga tidak seperti dirinya. Memakai masker, rajin mencuci tangan, menjauhi kerumunan, tidak keluar rumah kalau tidak perlu sekali. ”Kita mesti ikut anjuran pemerintah. Taat dengan protokol kesehatans ehingga kita semua bisa selamat dan hidup normal,” harap pria yang mengaku dulu kerja di sektor pariwisata ini.

Semoga dengan kesadaran masyarakat sudah meningkat, begitu terkonfirmasi langsung melakukan isoter, maka penularan di masyarakat setidaknya akan minimize dan itu sangat akan membantu penurunan angka covid di Badung. “Strategi kita untuk vaksin juga akan diubah, Berdasarkan data , masyarakat yang komorbid, hamil dan lansia kemarin tidak dahulukan maka sekarang kita prioritaskan. Banyak lansia yang terkena covid meninggal,” paparnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us