Jangan Salah Menggunakan Masker

Jangan Salah Menggunakan Masker

Kewaspadaan serta kepatuhan masyarakat untuk melaksanakan protocol kesehatan (prokes) yakni memakai masker, mencuci tangan serta menjauhi kerumunan merupakan unsur penting untuk menekan penyebaran pandemic Covid-19. Selain itu tentu mesti diimbangi dengan  rangkaian vaksinasi yang secara gencar dilakukan oleh pemerintah, TNI/Polri, kalangan BUMN, professional serta pihak lainnya. Selain itu, yang juga penting adalah penertiban yang tidak kenal lelah oleh satgas di masing masing kabupaten/kota.

‘’Saat ini, kasus memang turun tetapi tidak boleh lengah,’’ kata dr. Adi Sudiarsana, petugas medis di Ruang Isolasi Covid-19, RS Sanjiwani kabupaten Gianyar, Senin (25/10). Kasus semakin turun , namun masyarakat jangan kehilangan kewaspadaan. Yang paling sangat sangat sederhana adalah jangan sepelekan cara menggunakan masker. Masker itu menutupi hidung dan mulut. Jangan sembarangan, pakai masker yang benar dan pakai masker setiap keluar rumah. Sering emncuci tangan dan jangan berkerumun.

Terkait dengan penggunaan masker, beberapa waktu lalu Tim Yustisi Denpasar kembali memberikan pembinaan kepada 6 orang masyarakat yang salah menggunakan masker pada penertiban Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 terutama penerapan protokol kesehatan di Pasar Tumpah Pula Kerthi, Pasar Tumpah Jalan Gunung Kawi dan Pasar Tumpah Jalan Kartini, Sabtu (16/10). “Pelanggar prokres ini diberikan sanksi fisik berupa push up di tempat. Dengan begitu, mereka tidak melanggar kembali,” ucap Kasatpol PP, Dewa Gede Anom Sayoga.

Tidak hanya itu, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Denpasar bersama dengan Tim dari Polresta Denpasar, Kodim 1611 Badung dan Dishub Kota Denpasar melakukan pemantauan secara mobiling dengan bergerak dari Polresta Denpasar menuju Jalan Gunung Agung, Pasar Gunung Agung, Jalan Setia Budi di, Jalan Gambuh, Jalan Sutomo, Jalan Gajah Mada, Jalan Surapati, Puputan Badung, Jalan Hasanudin. Dalam kegiatan ini Tim melaksanakan Calling disepanjang jalan yang dilalui, dan tidak menemukan adanya pelanggaran Prokes.

Selain itu dalam penertiban ini Sayoga mengaku pihaknya juga menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan gangguan ketertiban umum (pengamen) di Simpang Seroja. Setelah ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi pihaknya mengamankan 3 orang gepeng di areal tersebut.

Untuk tindak selanjutnya 3 gepeng tersebut di amankan di Kantor Satpol PP Kota Denpasar, sembari diberikan pembinaan. Dari hasil pendataan 3 orang gepeng tersebut berasal dari luar Kota Denpasar. Untuk langkah selanjutnya akan dikembalikan di daerahnya asalnya. (BTN/pal)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us