Jejaton Restoran, Pertama di Kuta Area Versi TripAdvisor

Jejaton Restoran, Pertama di Kuta Area Versi TripAdvisor

Jejaton Restoran yang berada di Hotel Fairfield By Marriott Bali Kuta menjadi pilihan wisatawan untuk menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan menikmati berbagai pilihan menu. Jejaton yang berada di ranking 1 dari 862 restaurant di Kuta versi TripadVisor hingga pertengahan Januari 2021 lalu, menghadirkan Angkringan (Street Food) dengan berbagai menu, diantaranya bakso, martabak, sate sate-an, nasi jinggo, mie ayam, nasi bakar, jajanan pasar, ayam betutu, jagung bakar, iga bakar, udang bakar, ikan bakar, lalapan dan nasi tempong. “Kami senang, karena 100% menu itu laku semua, bahkan disukai banget karena sesuai dengat lidah lokal,” ucap F&B Manager, Gede Samiada (Sam), Senin (24/1).

Konsep angkringan ini dirancang disesuaikan dengan kebijakan pemerintah untuk mengurangi kerumunan, dan membatasi kegiatan yang menyangkut banyak orang. Karena itu, menu yang dipesan dibawakan agar bisa mengatur jarak sesuai Prorokol Kesehatan (prokes). “Jejaton Restaurant juga kecipratan kunjungan wisatawan. Tetapi masih kurang dari yang kami harapkan. Pada quarter 4 memang kunjungan wisatawan naik, tetapi tidak signifikan. Itu kebanyakan repeat guest. Trend peningkatan itu mulai tampak pada akhir Oktober 2021, namun hanya sampai November saja, sebab pada Desember ada sedikit penurunan,” akunya polos.

Hotel Fairfield By Marriott Bali Kuta Sunset Road mulai buka pada November 2019, namun pada March 2020 pandemi melanda. Melalui perjuangan, hotel ini masih bisa bertahan untuk menjalankan operasionalnya sampai saat ini. Menjelang libur Nataru lalu, Fairfield by Marriott Bali Kuta Sunset Road menjadi pilihan wisatawan untuk mengisi liburan di Bali. “Pendapatan untuk quarter 4 ada peningkatan, tetapi di bulan Desember tidak sesuai dengan ekspektasi, mungkin karena sudah banyak hotel yang buka, dan hampir semua hotel di Bali target wisatawan domestik,” akunya polos

Sam mengaku, momen Nataru tidak semua hotel bisa gaet kunjungan wisatawan, termasuk Hotel Fairfield By Marriott. Kemungkinan karena lokasi hotel bukan di destinasi, seperti dekat pantai atau ubud yang dekat dengan sawah. Kebanyakan tamu group yang hanya memilih hotel ini sebagai tempat beristirahat dari kegiatan tour mereka. “Adanya pembatasan saat Nataru lalu itu ada untungnya juga. Kalau tidak ada pembatasan atau larangan, kemungkinan tamu yang stay itu akan ke luar hotel untuk menikmati perayaan tahun baru, seperti ke tempat yang lebih ramai,” ungkapnya.

Lalu, gambaran kunjungan setelah tahun baru ini, pihaknya mengaku tetap optimis. “Kami berharap pada pemerintah untuk dapat meningkatkan kunjungan dengan fokus buka untuk wisatawan asing. Tentu, dengan mengikuti prokes secara ketat, percepat vaksinasi, dan permudah aturan penerbangan atau perjalanan. Kalau bisa, kurangi masa karantina asal wisatawan lokal atau asing yang sudah divaksin lengkap dan lulus tes PCR,” harap Sam.

Hotel Fairfield by Marriott Bali Kuta Sunset Road terletak di Jalan Merdeka Raya Gang VII, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Lokasinya sangat strategis, yakni hanya sekitar 1,7 km dari Pantai Kuta, sekitar 2,1 km dari Pantai Legian, sekitar 2,6 Km dari Pantai Tuban dan sekitar 5 Km dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Hotel menawarkan restoran, bar, kolam renang outdoor serta pusat kebugaran. Fasilitas hotel juga menyediakan layanan kamar, pusat bisnis, dan Wi-Fi gratis di seluruh areanya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us