Jumlah Kunjungan Wisatawan ke DTW Tanah Lot Rata-Rata 2 Ribu Orang Setiap Harinya

Jumlah Kunjungan Wisatawan ke DTW Tanah Lot Rata-Rata 2 Ribu Orang Setiap Harinya

Kunjungan wisatawan ke Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot dalam setiap harinya rata-rata berada pada angka 2 ribuan wisatawan. Jumlah itu hampir merata sejak tahun baru 2022 yang sempat mengalami lonjakan. Setelah mengalami peningkatan pada tahun baru, yakni pada, 1 Januari 2022 yang kunjungan mencapai 6.104 wisatawan. Kemudian, terjadi penurunan pada 2 Januari 2022 yang hanya mencapai 3.586 wisatawan. “Nah, setelah itu jumlahnya berkisar 1700 orang hingga 2000 orang wisatawan,” kata Kepala Divisi (Kadiv) Promosi dan Pengembangan Jero Niti, Senin (14/2).

Setelah dibuka dan menjalankan tatanan kehidupan Bali era baru dengan menerapkan Protocol Kesehatran (Prokes), jumlah kunjungan selalu saja ada. Itu artinya, wisatawan domestik utamanya dari kota-kota di Pulau Jawa masih ingat dengan DTW yang menawarkan sunset yang indah. Kunjungan didominasi wisatawan domestic dan masyarakat local yang ingin mencari suasana baru di masa tinggal di rumah saja. “Di masa pandemi ini, harga tiket masuk ke DTW Tanah Lot masih sama seperti sebelumnya. Untuk Domestik Anak-anak Rp15.000 dan Dewasa Rp20.000), sedangkan Mancanegara Anak-anak Rp 30.000 dan Dewasa Rp 60.000,” paparnya.

Jero Niti mengatakan, saat ini DTW Tanah Lot belum berencana menggelar event ataupun kegiatan yang bersifat promosi untuk menarik kunjungan wisatawan. Pengelola juga belum merencanakan untuk melakukan penataan, mengingat Bali saat ini sedang berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, sehingga tetap focus pada penerapan prokes secara ketat. “Sejak dibuka kembali di masa pandemi, DTW Tanah Lot tetap menerapkan prokes secara ketat. Hanya itu yang kami lakukan saat ini,” ungkap wanita energik ini serius.

Tanah Lot juga telah mengantongi sertifikat Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE) dari Kemenparekraf menyiapkan scan PeduliLindung yang mesti dilakukan oleh pengunjung. Selain telah melengkapi titik-titik strategis dengan berbagai fasilitas prokes, seperti tempat mencuci tangan dan handsanitizer, juga rutin melakukan penyemprotan areal dengan disinfectan. “Para wisatawan yang berkunjung ke kawasan Tanah Lot sudah siap dengan perlengkapan prokes sendiri, seperti sudah memakai masker secara benar, membawa hand sanitezer sendiri dan selalu menjaga jarak saat berada di kawasan objek,” ungkap Jero Niti.

Walau demikian, petugas, seperti live guard dan Pol Air juga melakukan pemantauan di lapangan, sehingga para pengunjujung selalu taat prokes. Para petugas ini melakukan di seluruh areal DTW, termasuk di wilayah pantai. Disamping itu, himbaun untuk selalu taat prokes juga dilakukan melalui pengeras suara, sehingga pengunjung yang tak terpantau mendengar himbauan itu. Jika waktu sudah menunjukan pukul 19.00 Wita, seluruh pengunjung dipersilahkan untuk kembali. “Jika waktunya sudah tutup, para petugas akan melakukan pengecekan di semua areal, sehingga taka da pengunjung yang masih berada di areal objek,” tutupnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us