“Karya Ariwa-tiwa Ngaben” dan “Panyekahan” Bersama di Desa Marga Dajan Puri

“Karya Ariwa-tiwa Ngaben” dan “Panyekahan” Bersama di Desa Marga Dajan Puri

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, beserta jajaran hadir langsung memberikan dukungan Karya Atiwa-tiwa Ngaben dan Panyekahan bersama yang diselenggarakan oleh karma atau masyarakat Desa Adat Tengah, Desa Marga Dajan Puri, Kecamatan Marga, Kabpaten Tabanan, Jumat, (11/11). Saat itu, hadir pula anggota DPR RI Drs. I Made Urip, M.Si, Ketua DPRD Bali N. Adi Wiryatama, S.Sos, M.Si, anggota DPRD Tabanan Wayan Sudiana, SE, Sekda, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkunggan Pemerintak Kabupaten (Pemkab) Tabanan.

Bupati Sanjaya mengungkapkan kebahagiannya bisa hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya Desa Adat Tengah, Marga Dajan Puri. Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya diberikan kepada krama, karena telah membangun karya yang sangat sesuai dengan visi misi Pemkab, apalagi telah tercamtum dalam perarem Adat. “Titiang di Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Karya yang sangat baik ini. Baiknya itu adalah ketika upakara/upacara ini dibangun dengan rasa kebersamaan dan lascarya. Apalagi, dilakukan secara gotong-royong dengan biaya yang murah, sehingga mampu meringankan beban masyarakat,” puji Sanjaya.

Sesuai visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tabanan, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), salah satu misi pembangunan Kabupaten Tabanan adalah menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, khususnya Tabanan secara sekala niskala. “Tiang berharap agar masyarakat juga selalu eling dan selalu bersinergi dengan pemerintah, dan tetap kompak bersatu. Kalau hal ini sudah selaras, Astungkara, pembangunan di Kabupaten Tabanan menuju masyarakat yang Aman, masyarakat yang Unggul dan masyarakat yang Madani, pasti terwujud,” imbuh Sanjaya.

Ketua Panitia I Wayan Wiana mengatakan, Karya Atiwa-tiwa Ngaben dan Penyekahan Bersama yang diselenggarakan oleh pihaknya ini diikuti oleh 24 Sawa Gede dengan biaya 4 juta rupiah per sawa. Kemudian juga diikuti oleh 3 Sawa Ngelungah dan 7 Sawa Ngelangkir dengan biaya 1 juta rupiah per sawa. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan upacara Manusa Yadnya, yakni Metatah Bersama yang diikuti oleh 14 orang. “Saya mewakili seluruh krama mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya atas kehadiran Bupati beserta jajaran dalam mendukung kegiatan ini. Kami berharap agar dukungan dan bantuan ini terus berlanjut untuk mewujudkan pembangunan-pembangunan yang bermanfaat bagi krama khususnya di Desa Adat Tengah, Marga Dajan Puri,” harapnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us