Kebijakan Pemerintah Berubah-ubah, Pelaku Pariwisata di Bali Bingung

Kebijakan Pemerintah Berubah-ubah, Pelaku Pariwisata di Bali Bingung

Plin-plan, aturan yang berubah-ubah tak pernah hilang. Itulah kesan kebijkan pemerintah dimata pelaku parwisata di Bali. Awalnya, menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 serentak saat Nataru kemudian batal, namun tetap pada level 2. Walau demikian, syarat perjalanan bagi calon wisatawan ke Bali masih ketat dengan pembatasan-pebatasan yang dapat membingungkan. “Jujur ini sangat membingungkan kami semua. Tidak saja para turis yang takut dan bingung, kami yang berada di sektor penyedia produk dan jasa inipun merasa bingung dengan aturan yang berubah-ubah,” kata General Manager Purana Suite Ubud dan Purana Boutique Resort, I Ketut Warasana, Kamis (9/12).

Dengan peraturan yang terus tarik ulur itu, membuat para pelaku parwisata di Pulau Dewata ini tidak bisa melaksanakan program secara pasti, sehingga terkendala pula dalam menarik kunjungan wisatawan. “Kita sendiri tidak bisa menentukan kebijakan apa yang akan kita ambil, karena aturan yang gak pasti. Ketika ada moment tepat untuk menarik kunjungan, tiba-tiba ada aturan baru yang berimbas pada pembatalan kunjungan. Ini jelas merugikan pelaku pariwisata. Sebelumnya sudah ada angin segar dan kenaikan tingkat bookingan, namun dengan adanya kebijakan di last minute yang membatalkan semuanya itu,” papar salah satu pengurus UHA ini keheranan.

Semestinya, yang diperketat adalah pengawasan di semua gugus penanganan Covid-19 agar taat dan disiplin bekerja menjadi pengawas. Bukan aturan yang diperketat, tetapi pengawasan aturan yang sudah ada itu di perketat. Aturan yang dibuat mestinya psti dan jangan dirubah-rubah, sehingga dapat mempengaruhi para wisatawan. Mestinya aturan itu dibuat agar wisatawan nyaman dan aman datang dan berkunjung ke Bali. “Jadi pembatasan-pembatasan yang dibuat harus jelas dan tidak berubah-ubah, sehingga tidak membuat calon wisatawan bingung dan kita merasa bodoh terus. Saya rasa, wisatawan itu akan merasa takut kalau pembatasan-pembatasan yang dilakukan tidak jelas. Semestinya harus dibuat secara rinci dan diinformasikan jauh-jauh hari,” harap pria asal Singaraja ini.

Jika begini terus, pelaku pariwisata akan terus mati suri. Bisnis menjadi anjlok, pengangguran terus bertambah. Apa yang sudah dilakukan para insan pariwisata yang terus bergerak untuk memlihkan pariwisata Bali, mestinya dimengerti pemerintah dalam kondisi saat ini. Sebagai pengalola Purana Suite Ubud dan Purana Boutique Resort, dirinya masih menunggu kebijakan pasti yang akan dikeluarkan oleh pemerintah. Karena aturan dan kebijakan yang seringkali keluar pada hari H atau last minute. “Walau begitu, kami tetap berupaya ada pemulihan tingkat kunjungan ke Purana. Untuk menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru), kami tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat di lingkungan resort,” ujarnya.

Kalaupun mengadakan event menyambut Nataru, Purana Suite Ubud dan Purana Boutique Resort tetap mengacu pada 50% batasan tingkat partisipasi dalam setiap acara. Tetapi, program itu belum bisa dimaksimalkan karena masih menunggu kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah. “Saat ini, tingkat cancellation di Purana Suite Ubud saat ini sangat tinggi. Kami sangat mendukung program pemerintah di dalam pencegahan dan pengawasan penyebaran Covid-19, apalagi muncul varian baru yang harus diwaspadai,” sebut Warasana.

Pihaknya kemudian berharap kepada pemerintah daerah dan pusat untuk melihat kondisi pariwisata secara utuh, jangan sepotong-sepotong. “Saat ini, kami di Bali tidaklah baik-baik saja. Dengan mengandalkan market domestik, dimana Ubud hanya kecipratan rata-rata 1 malam untuk tamu domestik tidaklah mampu mendongkrak tingkat hunian naik. Jadi, wisatawan mancanegara yang kami harapkan bisa kembali ke Ubud. Border sudah di Open, tetapi ijin landing tidak ada. Sama saja bohong. Kita semua ingin ekonomi pariwisata jalan dan prokes ketat juga jalan,” pungkas Warasana. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us