Kecepatan Beradaptasi Jadi Kunci Sukses di Masa Pandemi

Kecepatan Beradaptasi Jadi Kunci Sukses di Masa Pandemi

Dua tahun hampir pandemi melanda Bali, Indonesia bahkan dunia. Selama itu pula pengelola hotel kelimpungan untuk mencari cara dan celah untuk bisa bertahan. Harapan pada open border 14 Oktber lalu, libur hari raya dan libur Natal dan Tahun Baru akan adanya kunjungan tinggal harapan saja. Kebijakan pemerintah yang sering kali tak berpihak, sehingga membuat pengelola pariwisata semakin menjerit. “Dalam situasi begini, kami sebagai Hotel Operator dan Hospitality Management company selalu mencari kesempatan untuk memastikan operational kami bisa berjalan dengan baik,” kata CEO Dijiwa Sanctuaries, Suwamana Wahyu Putra, Jumat (24/12).

Memang tidak mudah awalnya. Apalagi, di masa pandemi ini, tidak lagi di support oleh inbound market yang secara traditional menyokong jumlah tamu yang datang ke Bali, seperti masa-masa sebelumnya. “Kami cukup beruntung karena didukung oleh system, tools dan manpower yang cukup baik untuk menjalankan usaha serta operational. Focus kami terhadap digital marketing, juga menjadi pembeda dalam melakukan strategy kami kedepannya. Beberapa strategic partnership, kami juga jalankan dengan company-company seperti airline, media, retails, key opinion leader dan lainnya,” paparnya meyakinkan.

Pangsa pasar domestic, dengan melandainya jumlah kasus di Indonesia juga memberikan kontribusi yang sangat besar untuk kue market share yang ditargetnya. Dalam 6 bulan terakhir sebagai company yang baru di-launching April 2021, lambat laun terasa bisa melihat secercah harapan dalam sisi bisnis. “Kecepatan kami beradaptasi dengan situasi menjadi salah satu kunci sukses kami. Disamping itu, kami selalu berpikir secara strategic dengan berlandaskan data yang didapatkan dari strategic partner kami sebelum mengambil langkah-langkah untuk mengeksekusi ide- ide kami di masa sulit ini,” aku pria asal Buleleng ini polos.

Suwamana Wahyu Putra mengaku, jika kebijakan pemerintah selalu mendukung kemudahan dalam domestic traveling, pihaknya merasa masih bisa bertahan di masa seperti ini. Sebut saja kemudahan aturan yang merangsang domestic, segmentation untuk terus bepergian dengan memberikan incentive untuk airline, menyiapkan alat test kesehatan yang di subsidi. Bila perlu lebih awal mempersiapkan “sandbox plan” untuk menyiapkan vaccinated travel lane untuk pangsa pasar international yang setidaknya bisa di persiapkan dari sekarang. “Hal itu, akan memberikan angin segar bagi kami pelaku di industry pariwisata ini. Kalau hal tersebut tidak dilakukan, sudah pasti kami tidak akan mampu bertahan lebih lama,” ujarnya.

Lalu, menyambut Natal dan tahun Baru (Nataru), hotel-hotel dibawah bendara Dijiwa Sanctuaries masih menjalankan program staycation seperti sebelumnya. Hal itu, mengingat situasi yang masih belum kondusif dan larangan pemerintah untuk tidak mengadakan perayaan selama Nataru, sehingga Dijiwa Sanctuaries tetap mengikuti anjuran pemerintah. “Kami berharap pemerintah melakukan upaya-upaya untuk mempermudah proses domestic dan international travelling. Begitu juga, secara transparent berbagi rencana dan informasi tentang forecast pariwisata kedepannya, menyiapkan sand box dan melakukan uji coba Vaccinated Travel lane sesegera mungkin merupakan langkah kongkrit yang bisa menumbuhkan optimisme kami di masa yang tidak menentu ini,” harapnya.

Sebagai pelaku industry pariwisata, Suwamana Wahyu Putra mengatku sangat bergantung kepada kebijaksanaan dan support dari pemerintah untuk dapat berkarya dan memberikan penghidupan kepada stake holder, khususnya dibawah manajeman Dijiwa Sanctuaries. Saat ini Dijiwa Sanctuaries memiliki 9 koleksi, yaitu Blue Karma Dijiwa Seminyak, Blue Karma Dijiwa Ubud, Blue Karma Villas Umalas, Oracle Blue Karma Dijiwa Yacht, Beehouse DijiwaUbud, The Artini Dijiwa Ubud, Bumi Muwa Dijiwa Ubud, U8 Dijiwa Ubud dan Ecozy Dijiwa Canggu. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us