Kerrenn..WFO dari Inna Bali Heritage Hotel. Ini Kelebihannya

Kerrenn..WFO dari Inna Bali Heritage Hotel. Ini Kelebihannya

Jika sedang berlibur di Kota Denpasar dan ingin pekerjaan kantor tetap selesai, semua itu bisa dilakukan dari Inna Bali Heritage Hotel. Akomodasi yang terletak dititik nol Kota Denpasar, Bali tepatnya di Jalan Veteran No. 3 Banjar Lelangon. Paket ini melengkapi paket bekerja dari hotel atau Work From Hotel. Di masa pandemi ini, paket berkantor di hotel ini sangat pas. “Kami menyediakan space untuk kantor bagi mereka yang tak memiliki kantor saat bekerja dari Bali. Paket ini melengkapi paker bekerja dari hotel,” kata General Manager, Ketut Ari Sulistiari, Rabu (1/10)

Paket berkantor di hotel ini akan sangat membantu bagi para manager, businesman yang sedang berlibur ke Bali untuk tetap dapat menyelesaikan pekerjaannya. Paket ini juga membantu menghemat pengeluaran karena tidak harus mengontrak tempat dengan jangka waktu tertentu. Kalau ngontrak dengan waktu yang pendek, tentu akan lebih mahal dan tidak efisien. Bagi yang memiliki kantor besar dan karyawan banyak, paket berkantor di hotel ini akan menjadi salah satu upaya untuk menjaga jarak, namun bisa melaksankan tugas degan baik. “Beberapa kamar, kami tawarkan untuk difungsikan sebagai kantor yang dilengkapi dengan fasilitas elletrik, meja-meja, minuman teh kopi air meneral dan snack kecil,” bebernya.

Lama berkantor itu tergantung dari permintaan para tamu. Jika ingin tiga hari, seminggu, sebulan bahkan lebih akan disiapkan. Beberapa kamar itu ditata kembali untuk menjadi kantor, dengan view taman seperti kantor sesungguhnya. Kamar di Inna Bali Heritage Hotel memiliki pemandangan taman, sehingga seuasana akan sejuk dan serasa kantor sendiri. “Paket itu sudah ada yang laku. Ada pengacara, perusahaan swasta dan lainya yang masih beralamt di Bali. Mereka berkantor di hotel ini terkait dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang terus diperpanjang,” ungkap wanita kalem ini.

Ari Sulistiari mengaku, paket yang sedang ditawarkan ini sudah gencar dipronosikan melalui Media Sosial (Medsos), online travel agent dan sales call dengan mengunjungi kantor-kantor pemerintahan, sekolah dan asosiasi. Termasuk mempromosikan tempat meeting dengan fasilitas yang lengkap. “Masalah keamanan, kami sudah melakukan sterilisasi dengan disinfectant, melakukan general cleaning di seluruh kamar dan aeral hotel. Bahkan, tim Tenaga Kesehatan (Nakes) Kota Denpasar sudah melakukan cek dan dinyatakan aman untuk dibuka bagi wisatawan,” ucapnya.

Hotel bersejarah ini, melengkapi para pelayan dan staff hotel dengan Alat Pelindung Diri (APD), seperti memakai masker, face shield, selop tangan, penutup kepala dalam menyiapkan berbagai menu. Kebersihan tetap dijaga, mencuci bahan sbelum memasaknya. “Pada saat kami mulai tanggal 7 September lalu, wisatawan sudah mulai berdatangan. Sekarang ini isian kamar sebanyak 15 persen didominasi tamu lokal Bali. Event-event juga ada, seperti meeting dari perusahan swasta, arisan ibu-ibu PKK, dan besok nanti ada program central vaksinasi Bali Bangkit,” ungkapnya.

Kepercayaan tamu itu juga karena hotel ini memiliki fasilitas yang lengkap. Tamu bisa mencuci tangan, membersihkan tangan dengan hand sanitiser, serta melakukan cek suhu untuk memastikan kesehatannya. Hal itu sudah menjadi kebiasaan baru bagi wsatawan yang akan menginap atau tinggal di hotel. Tempat mencuci tangan disiapkan sebelum masuk loby, ada di restoran, dan di kamar-kamar. Khusus hand sanitizer disiapkan di restoran, front office, ruang meeting dan meja-meja lainnya. “Kebetulan kami baru mendapat barkot PeduluLindungi kemarin, sehingga tamu juga wajib mendonwludnya,” ucapnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us