Kinerja Aparatur Buleleng Diapresiasi

Kinerja Aparatur Buleleng Diapresiasi

Dua tahun ke belakang merupakan tahun-tahun yang sulit. Pandemi Covid-19 mulai menyebar yang baru dan benar-benar belum dipahami penanganannya. “Pandemi juga berimbas pada postur anggaran baik itu APBN dan APBD. Khususnya APBD Kabupaten Buleleng mengalami refocusing berkali-kali,” kata Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat memimpin apel kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng secara daring dan luring dari Halaman Kantor Bupati Buleleng, Senin (10/1). Turut hadir Wakil Bupati I Nyoman Sutjidra dan diikuti seluruh perangkat daerah dan jajaran lingkup Pemkab Buleleng.

Ada stagnasi harapan ketika pandemi Covid-19 tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir. Namun, dengan semangat yang ada, seluruh pihak dapat berkinerja dengan baik dan menghilangkan stagnasi tersebut dengan kekuatan bersama. “Saya berikan apresiasi kepada seluruh aparatur. Mulai dari Sekda, para asisten, seluruh PNS dan tenaga kontrak dimana semuanya telah menunjukkan loyalitas serta dedikasi untuk bersama membangun Buleleng yang kita cintai,” jelas Bupati Agus Suradnyana.

Dengan loyalitas, dedikasi dan integritas dari aparatur di masa-masa sulit, mantan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali ini juga menyampaikan rasa terima kasihnya karena dengan hal tersebut Buleleng berhasil meraih berbagai penghargaan di sektor-sektor mendasar. Sebut saja disektor pendidikan, ada pelajar dan juga atlet yang masih mampu mengharumkan nama daerah dibidang seni, pengetahuan, juga olahraga. Dibidang pelayanan dasar, RSUD Buleleng juga sudah berbenah memperbaiki diri di tengah tekanan Covid-19 yang demikian beratnya.

Kemudian di bidang lingkungan, Buleleng mendapatkan Nirwasita Tantra Award. Di wilayah Bali Nusra hanya Buleleng yang mendapatkan dan merupakan kali keempat secara berturut-turut. Perumda Air Minum Tirta Hita Buleleng juga mendapatkan lima top awards. “Dari pengelola hingga pembina semua mendapatkan. Opini WTP juga kita dapatkan tujuh kali beruntun sehingga kita bisa dapat Dana Insentif Daerah (DID),” paparnya.

Seluruh aparatur diminta tetap semangat. Aparatur harus terus bekerja keras. Bahkan, diharapkan dalam membuat Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2023 harus tetap bekerja keras. Untuk program-program fisik yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) agar terus diupayakan. Tetap semangat untuk mengejar DAK ke pemerintah pusat agar bisa mendapatkan program dan dipastikan berjalan.

Hal ini, pihaknya terus wanti-wanti karena merupakan salah satu upaya untuk mengurangi tekanan terhadap APBD tapi terus bisa menjalankan proyek-proyek fisik yang selama ini banyak terkoreksi. “Memang selama pandemi Covid-19 ini kita beberapa kali mengalami refocusing. Tapi astungkara proyek fisik banyak yang bisa kita selesaikan. Salah satunya adalah Pasar Banyuasri. Kemudian jalan dan jembatan kita bisa bangun juga. Dan terakhir kita bisa bangun RTH Bung Karno yang telah memberikan rasa bangga di masyarakat Buleleng. Seterusnya kita upayakan hal seperti ini,” imbuhnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us