Masih Saja Ada Pelanggar Prokes di Kota Denpasar

Masih Saja Ada Pelanggar Prokes di Kota Denpasar

Tim Yustisi Kota Denpasar kembali menjaring 13 orang pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikcro di Jalan Subur – Jalan Imam Bonjol Desa Pemecutan Kelod Denpasar Barat Rabu (21/4).
“Dari 13 orang pelanggar tersebut, sebanyak 7 orang diberikan sanksi denda administratif sebesar Rp. 100.000,- (Seratus Ribu Rupiah) perorang karena tidak menggunakan masker dan 6 orang diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak benar,” kata Kasatpol PP, Dewa Gede Anom Sayoga.

Tidak hanya itu, Dewa Sayoga menyampaikan, para pelanggar juga diberikan sanksi push up ditempat dan harus mendatangani surat pernyataan tidak melanggar kembali. Jika suatu hari orang tersebut kembali ditemukan melanggar maka mereka siap menerima tindakan lebih tegas. “Kami setiap hari telah memberikan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat, namun nyatanya masih saja ditemukan orang yang melanggar,” ucapnya penuh keheranan.

Untuk kebaikan semua, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar mentaati protokol kesehatan dengan menerapkan 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan. Dengan cara itu diharapkan penularan Covid-19 dapat terkendali. “Sampai saat ini, di Kota Denpasar masih terjadi kasus positif Covid-19, kemudian fasilitas dan tenaga kesehatan sangat terbatas. Masyarakat agar sadar akan pentingnya mentaati protokol kesehatan. Sebab, dengan semua mentaati protokol kesehatan maka mata rantai Covid-19 bisa segera diputus, sehingga perekonomian bisa kembali normal,” harapnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us