Masyarakat Desa Sumerta Kaja Diwajibkan Memilah Sampah dari Rumah

Masyarakat Desa Sumerta Kaja Diwajibkan Memilah Sampah dari Rumah

Desa Sumerta Kaja mewajibkan masyarakatnya memilah sampah dari rumah agar dapat di daur ulang kembali. Pemilahan antara sampah organik dan an organic itu sebagai cara menerapkan program Pemkot Denpasar terkait penanggulangan masalah sampah. “Di wilayah Sumerta Kaja sudah membuat regulasi dan sudah mencanangkan mulai dari tanggal 1 juli 2021 ini diterapkan pemilahan sampah dari rumah, jika tidak dipilah maka sampah tersebut tidak akan diangkut oleh petugas,” ujar Kadis DLHK, IB Putra Wirabawa, Sabtu (3/7).

Pemilahan sampah dari rumah ini merupakan salah satu program dari Pemkot Denpasar untuk mengurangi volume pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung.
“Maka dari itu desa dan kelurahan lainnya juga diharapkan untuk membuat peraturan atau perarem terkait dengan pemilahan sampah rumah tangga. Mewajibkan masyarakatnya memilah sampah dari rumah sehingga di Tempat Pengolahan Sampah Sementara (TPS) desa setempat dapat mengolah, dan mendaur ulang kembali agar dapat menjadi pupuk dan benda berguna yang bernilai ekonomis,” ucapnya.

Selain itu, juga gerakan mendaur ulang sampah ini bertujuan untuk mengurangi volume pembuangan sampah ke TPA. “Saya mengapresiasi langkah cepat yang dilaksanakan Perbekel Desa Sumerta Kaja terkait pengelolaan sampah di wilayahnya. “Ini perlu dicontoh Desa lainnya sehingga dapat mengurangi sampah ke TPA Suwung,” pungkasnya. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us