Maya Sanur Resort & Spa Dukung Green Zone

Maya Sanur Resort & Spa Dukung Green Zone

Sanur merupakan salah satu kawasan dari tiga kawasan wisata yang ditetapkan Pemerintah Pusat sebagai Green Zone sebagai upaya memulihkan pariwisata di Bali. Masyarakat dan semua pekerja di ketiga kawasan itu divaksinasi, bahkan dikebut. Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) ditiga kawasan itu juga diperketat. Namun, hampir dua bulan penetapan Sanur sebagai kawasan Green Zone, belum juga berdampak signifikan terhadap kenaikan kunjungan wisatawan. Hunian hotel masih sepi, pemandangan di restoran hanya diwarnai kursi dan meja lengkap dengan pas bunga.

Maya Sanur Resort & Spa, akomodasi yang tergolong mewah dan megah juga tampak sepi wisatawan disaat Sanur menyandang zona hijau. Walaupun ada, jumlahnya tidak banyak, hanya diisi oleh wisatawan domestik dan masyarakat lokal. Itupun karena dibarengi dengan paket-paket, sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat. “Sampai saat ini, Maya Sanur belum terlihat lonjakan bisnis yang signifikan dari penetapan Green Zone ini. Kondisi bookingan masih, seperti sebelum Green Zone,” kata Resort Manager Maya Resort Resort and Spa, I Putu Eddo Arthawan, Sabtu (22/5)..

Sebagai suatu kawasan yang dideklarasikan sebagai Green Zone, mestinya memiliki satu hal yang lebih. Menyandang predikat Green Zone bisa dijadikan sebagai marketing word. Namun, mengingat area Green Zone terbatas dan juga ada pembatasan perjalanan saat libur Lebaran beberapa waktu lalu, sehingga hal ini belum menunjukkan hasil yang diharapkan.
“Occupansi Maya Sanur mulai Januari sampai April berkisar antara 13% hingga 25% dan bulan Februari yang terendah. Occupansi ini tercapai dengan menggunakan harga promosi dengan potongan harga yang sangat agresif,” ucapnya.

Sementara untuk isian kamar di Mei, Juni dan Juli itu belum ada tanda-tanda penambahan signifikan dari bookingan yang fantastis. Saat ini occupansi, Maya Sanur masih dikisaran 25% dan inipun bookingan kebanyakan domestik. “Kami berharap kepada pemerintah agar segera melakukan persiapan untuk open border baik dari sisi regulasi dan koordinasinya, sehingga kepastian itu dapat memberi angin segar para pelanggan hotel kami di luar negeri. Kami juga berharap, pemerintah mengupayakan Green Zone dapat juga diterapkan di semua area di Bali,” harapnya.

Sebagai resort yang berada di kasawan Green Zone, Maya Sanur sangat mendukung dengan penerapan Prokes di kawasan hotel serta semua tim telah tervaksinasi. Penerapan Prokes menjadi acuan akan komitmen hotel didalam memberi pelayanan. Salah satunya implementasi 3M, yakni Memakai masker standar dengan benar, Mencuci tangan, Menjaga jarak. Ketiga hal tersebut wajib dilakukan dan dipraktekan dengan benar. “Kami menerapkan prokes dari mulai tamu masuk, hingga keluar hotel. Mengecek kendaraan serta suhu tubuh para tamu. Hal ini juga berlaku kepada karyawan and supplier, sehingga hotel betul-betul aman,” terangnya.

Maya Sanur Resort & Spa, merupakan hotel yang cocok untuk family traveler dengan luasan kamar yang memadai, fasilitas dan activitas yang lengkap dan harga terjangkau. “Saat ini, kami menawarkan promo yang beragam dari kamar hingga F&B, ada fasilitas tamu yang gratis seperti, yoga, sepeda, gym, spa 15 menit, foto dengan fotgrapher profesional, afternoon tea, tajil untuk berbuka bagi umat muslim serta ada potongan harga 50% saat happy hours di restaurant dan bar kita,” tambahnya sambil berpromosi. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us