Menyambut Nataru di Badung, Semua Pihak Wajib Melaksanakan Prokes

Menyambut Nataru di Badung, Semua Pihak Wajib Melaksanakan Prokes

Semua pihak telah siap menyambut malam Natal dan malam pergantian tahun di Kabupaten Badung. Dari keseiapan itu, semuanya bersepakat akan mengikuti langkah-langkah terkait dengan pelaksanaan Protokol Kesehatan (Prokes). “Bagaimanapun juga ini adalah tanggung jawab berat, di balik pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 yang dibatalkan oleh Pemerintah Pusat,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) I Wayan Adi Arnawa saat Rapat Satgas Natal dan Tahun Baru (Nataru) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badungdi Ruang Kriya Gosana Puspem Badung, Rabu (15/12).

Artinya, jelas Sekda Adi Arnawa pemerintah pusat memberi ruang kepada pemerintah daerah dalam rangka untuk pertumbuhan ekonomi dimana diharapkan akan banyak orang datang ke Bali untuk berwisata dan menikmati liburan dalam rangka menyambut tahun baru. “Seiring dengan itu akan berimplikasi kepada meningkatnya kerumunan yang sangat tinggi dan ini membutuhkan pengawasan yang sangat tinggi dan ketat terutama dalam pelaksanaan protokol kesehatan. Mudah-mudahan dengan hasil rapat hari ini kita mencoba bersinergi dengan Forkopimda untuk melakukan pengawasan secara intens baik dalam acara malam natal maupun malam tahun baru,” terangnya.

Dari berbagai elemen yang terlibat pada rapat tersebut menyampaikan dari segi pengamanan dan pos pelayanan sudah siap dan bahkan sudah didirikan posko terpadu dengan instansi terkait seperti Pol PP, Diskes, TNI, Polri. Juga dilaksanakan pemantauan arus lalu lintas melalui CC Room dengan 36 kamera CCTV di 34 persimpangan dengan mengurangi arus lalu lintas apabila terjadi kemacetan lalu lintas. Disamping itu, perketatan pengawasan pintu masuk Badung, Bali dengan menunjukan hasil test negatif antigen (h-1) dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua, dan hasil test PCR (h-3), jika baru memperoleh vaksin pertama serta bukti telah mendapatkan vaksinasi ditunjukan melalui aplikasi Peduli Lindungi.

Untuk menerapkan prokes di masing-masing usaha industri pariwisata dan di obyek pariwisata, sudah diinformasikan kepada pelaku pariwisata untuk mendukung implementasi digital straching peduli lindungi. Selain itu, juga melakukan koordinasi dengan satgas Covid-19 dan pihak desa adat di masing-masing di wilayahnya dalam rangka pemulihan sektor pariwisata terutama dalam menekan penyebaran Covid-19, dan memetakan usaha industri pariwisata dan merekomendasikan destinasi maupun sarana penunjang sektor pariwisata yang memiliki sertifikat Cleanness, Healthy, Safety, Environment Sustainably (CHSE).

Turut hadir pada saat itu yaitu Plt. KA BPBD Badung I Wayan Wirya yang juga Kepala Dinas Kebakaran dan Keselamatan Kabupaten Badung, perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badung serta tokoh masyarakat terkait di wilayah Badung. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us