Nyoman Redana Punya Tips Khusus Kelola Desa Swan Villas and Spa Keramas

Nyoman Redana Punya Tips Khusus Kelola Desa Swan Villas and Spa Keramas

Pada Desember 2023 kemarin, Desa Swan Villas and Spa Keramas benar-benar menikmati peak season, suasana ramai kunjungan wisatawan. Maka, pada saat tahun baru 2024 itu, occupancy hingga 100%, dan untuk occupancy general di December itu mencapai 73%. “Namun, mulai 9 Januari 2024 ini, tampaknya occupancy mulai turun. Di tanggal 9 Januari kemarin kita hanya 58% occupancy. Dan saat ini on hand kita di January 62%,” ungkap General Manager Nyoman Redana, Selasa (9/1).

Peten yang terjadi memang seperti itu untuk pariwisata di Bali. High season selalu terjadi pada Juni, Juli, Agustus, September, lalu pada November akan turun sedikit, lalu pertengahan Desember sampai pertengah Januari akan kembali tinggi. Lalu, untuk gambaran pada Januari sampai Maret itu low season, dan di Mei akan mulai sedikit naik. “Pada periode 2022-2023 kemarin itu tidak ada istilah low season, karena kunjungan terus naik. Saat itu Peten seakan tak berlaku, karena tidak pernah ada low season di villa kami,” sebutnya.

Hanya saja, di awal Desember itu ada turun sedikit. Pada walau itu, Desa Swan Villas and Spa Keramas sempat melakukan inovasi dengan membuat paket promo, diskon dan lainnya, tetapi tetap saja tidak naik. “Saya pikir Peten itu tak terjadi di tahun 2022, mungkin itu karena setelah pandemic dimana orang banyak yang ingin mencari suasana beda, dengan ke luar rumah. Saat itu juga dibukanya border, sehingga kunjungan it uterus naik. Nah, di tahun 2024 ini apakah Peten itu kembali ada ke tahun berikutnya,” ucapnya.

Nyoman Redana mengatakan, awal Covid-19 praktisi pariwisata atau manajemen hotel tidak menyangka kalau pandemi itu terjadi cukup lama. Namun, ketika mendengar kasus Covid-19 ini, dirinya sudah melakukan diskusi dengan expert dan dokter. Saat itu mendapatkan, kematian itu sangat rendah kalau dibandingkan dengan kasus yang lain, sepanjang aturan tentang Covid-19 itu dijalankan. Walau demikian, pada April 2020, Desa Swan Villas and Spa Keramas sempat tutup tidak menerima tamu.

Dengan melihat lokasi property yang ada di pinggir pantai, maka ditakutkan akan terjadi korosi, sehingga penting ada usaha menjaga property itu. Owner lalu mengijinkan membuka property dengan memaksimalkan potensi yang dimiliki, namun tetap menjaga kesehatan. “Akhirnya, Desa Swan Villas and Spa Keramas membuka diri untuk kemanuaisan, yakni sebagai tempat karantima rekan-rekan yang datang dari luar negeri, khususnya para Pekerja Migran Indonesia (PMI),” kenang Nyoman Redana.

Pada saat itu bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali dan salah sati rumah sakit di Keramas, maka Desa Swan Villas and Spa Keramas mulai menerima PMI. Berjalannya waktu, akhirnya BPBD, memilih hotel ini sebagai tempat karantina internasional 2021. Tamu-tamu yang dalam kategori terinfeksi Covid-19 maka di karantina di hotel ini semacan blessing.

Tamu yang tinggal tidak ingin bercampur dengan yang lain, maka tepat berasa di sini. “Kami sangat mensyukuri, bahwa mungkin hotel ini yang masih tetap buka saat pandemic Covid-19. Sementara hotel yang lain tutup atau mengurangi buka saat Covid-19. Maka itu, kami ada pengalaman-pengalaman yang bisa dipetik dari situasi saat itu,” ujar pria yang sempat bekerja selama 3 tahun di pariwisata Cina ini.

Sekarang ini, sudah recovery dan kembali normal, dan jalan-jalan sudah kembali macet. Itu artinya ekonomi sudah kembali, tinggal sekarang bagaimana memainkan semua itu. Mayoritas tamu yang ada di adalah di Desa Swan Villas and Spa Keramas didominasi dari Australia. Ada beberapa dari Eropa, seperti dari Jerman, Italia, Perancis dan Rusia. “Tentunya yang menjadi tiga besar tamu kita adalah domestic, wisatawan Nusantara, serta lokal yang juga memberikan kontribusi untuk pasar saat Covid-19,” imbuh Redana yang cukup berpengalaman dalam melayani para turis ini. (BTN/bud)

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos

Need Help? Chat with us